Friend's love

Friend's love

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 20, 2026
Berada di agensi yang sama, perusahaan yang sama, posisi yang sama, acara yang sama, panggung yang sama, ada yang terjadi namun seolah tak pernah di anggap lagi. Keduanya di selimuti kebingungan, hingga hari-hari yang mereka lalui pun terasa membingungkan. Kata selesai dan kalimat selamat tinggal itu masih mengganjal seolah seharusnya tidak pernah diucapkan, ada hal lain yang seharusnya dibicarakan dan diutarakan. "Ini berat, aku harap kamu juga merasakan hal yang sama Ning." "Aku bingung Jie. Tolong jangan mengambil kesempatan untuk membicarakan hal diluar pekerjaan Jie." 𝘈𝘺𝘰𝘭𝘢𝘩, 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘶𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘥𝘦𝘸𝘢𝘴𝘢. 𝘉𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘳𝘦𝘮𝘢𝘫𝘢 𝘭𝘢𝘣𝘪𝘭. !! cerita yang aku buat tidak ada hubungannya dengan kehidupan asli face claim tolong bijak dalam membaca. !! bahasa semi baku ©haryumee
All Rights Reserved
#626
jisung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • The King & The Doctor
  • I Want to Live [END]
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Second
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Given || Ju Jihoon
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines