Maaf! Setannya Lagi Cuti (FINISH)

Maaf! Setannya Lagi Cuti (FINISH)

  • WpView
    Reads 322
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 20, 2026
Hanif, 23 tahun, Junior PR Consultant. Keahlian utama: memoles citra klien yang busuk jadi wangi, dan memoles citra dirinya yang pendosa jadi alim di depan Ibunya. Hanif pikir Ramadan tahun ini akan sama seperti biasanya: puasa bolong-bolong, tarawih speedrun, dan buka puasa pamer konten. Sampai dia pulang ke kosan 3x4-nya di malam pertama Ramadan dan menemukan tamu tak diundang. Ada kembarannya duduk di atas lemari. Pakai boxer SpongeBob. Terikat rantai emas cahaya. Itu Qarin-nya. Sisi gelapnya. Setan pendampingnya yang sedang terkena "Cuti Paksa" karena aturan Tuhan di bulan suci. Masalahnya, si Qarin mulutnya nggak ikut dirantai. Dia ada di sana untuk menonton komedi tunggal: Hanif yang mencoba jadi orang baik tanpa godaan setan, tapi tetap saja gagal total. "Kalau setannya udah diiket tapi lo masih bajingan, berarti selama ini iblisnya siapa, Nif?" Selamat datang di Ramadan paling panjang, paling berisik, dan paling jujur dalam hidup Hanif.
All Rights Reserved
#322
satire
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Detak Jantung Lagi
  • Unpredictable Husband (END)
  • Z&Z ( Zayyan & Zayra ) [TERBIT]
  • Atharrazka 4: Abyzar
  • Suami Pengganti [END]
  • Gus Adnan dan Istri Nakalnya
  • Cinta dalam Doa [Terbit]
  • (Bukan) Suami Idaman
  • NAURA (Tepaksa Jadi Yang Ke Dua)
  • Takdir Cinta Hana

SPIN OFF || SENI MENATA HATI One more heartbeat, sepenggal kisah tentang kesempatan untuk memperbaiki kesalahan, memaafkan, dan mencapai mimpi yang belum terwujudkan. Selagi napas itu masih berembus, detak itu masih berdebar, maka tidak ada jeda untuk berkawan dengan keputusasaan. Setiap denting jam yang berdetik dan setiap denyut jantung yang berdetak adalah bagian dari peruntungan takdir. Garis kehidupan yang penuh akan teka-teki dan keajaiban. Ibarat dua mata uang, berbeda tapi saling menyelaraskan. "Aku hanya perlu satu detik untuk mengembalikan satu detak jantung yang sempat hilang dari celah kosong hati yang kini terasa gamang." -Niskala Hamsya Alshameyzea- Published ; 01 Maret 2026 End ; 06 Mei 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines