Yang Tinggal Setelah Pergi

Yang Tinggal Setelah Pergi

  • WpView
    LECTURI 415
  • WpVote
    Voturi 59
  • WpPart
    Capitole 64
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare vin, apr 17, 2026
Bagaimana rasanya mencintai seseorang selama bertahun-tahun, menunggunya kembali, memperbaiki diri untuknya, lalu akhirnya menyadari bahwa kalian memang tidak pernah ditakdirkan bersama? Ini bukan cerita tentang cinta yang berhasil bertahan. Ini adalah cerita tentang dua orang yang pernah saling mencintai, saling kembali, saling melukai, hingga akhirnya harus belajar melepaskan. Tentang kenangan yang masih tertinggal di tempat-tempat tertentu. Tentang aroma parfum yang tiba-tiba mengingatkan pada seseorang. Tentang mimpi yang sesekali menghadirkan masa lalu. Dan tentang seseorang yang akhirnya memilih berdiri kembali meskipun sendirian. Karena pada akhirnya, setelah semua orang pergi, yang tersisa hanyalah diri sendiri.
Toate drepturile rezervate
#165
kehilangan
WpChevronRight
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Nala dan Mas Juragan
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • EKSKALASI
  • Almost Married (On Going)
  • Define the Relationship
  • NINGRUM
  • Kembang Desa
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Dangerous Deal S1-S2 (on going)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut