




![𝐌𝐲 𝐂𝐮𝐭𝐢𝐞 𝐁𝐨𝐲 | 𝐏𝐨𝐨𝐡𝐩𝐚𝐯𝐞𝐥 [𝐄𝐍𝐃]](https://img.wattpad.com/cover/389511018-256-k971177.jpg)

![Dari Taruhan Jadi Kecintaan [Re-publish] POOHPAVEL](https://img.wattpad.com/cover/394489327-256-k302259.jpg)


![Lintas dan Nada [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/411530824-256-k222697.jpg)

![Where Crowns Bow in Silence [PoohPavel]✅](https://img.wattpad.com/cover/409342484-256-k324392.jpg)
![Kekasih Sang Mafia [END]](https://img.wattpad.com/cover/413333695-256-k200939.jpg)
![Dosen Kesayangan Brondong [ END ]](https://img.wattpad.com/cover/411018080-256-k105953.jpg)


![EMOTIONAL LOVER [PPV]](https://img.wattpad.com/cover/397566020-256-k944565.jpg)


DELIO Alderion X Pavelio ____________________________________________ "pipi lo kenapa, De?" Tanya Ezra, cowok dengan rambut yang selalu berantakan, duduk di atas meja Krittin sambil menunjuk wajah temannya itu. Leo dan Ben ikut menoleh, langsung mendekat dengan wajah kepo. "Digebuk nyokap lo?" tanya Leo polos. "Mana ada nyokapnya gebuk wajah ganteng aset negara kayak gini," timpal Ben sambil tertawa. "Palingan juga kena cakar kucing." Deron mendengus kasar, ia menyandarkan punggungnya ke kursi dengan malas. "Ditampar." Kelas mendadak hening sesaat sebelum tawa Ezra pecah paling keras. "DEMI APA? Siapa yang berani? Cewek mana yang lo sakitin kali ini?" "Bukan cewek," sahut Deron ketus. "Si beasiswa." Tawa Ezra mendadak berhenti. Ben dan Leo saling pandang, lalu mereka bertiga tertawa serempak lebih kencang dari sebelumnya hingga guru di depan kelas berdehem memperingatkan. "Jir, becanda lo nggak lucu!" Ezra memegang perutnya. " Masak Pavel? Anak kalem yang kalo jalan aja nunduk itu? Nggak masuk akal banget?" _______________________________________________
Mais detalhes![SYMMETRY [END]](https://img.wattpad.com/cover/408053569-256-k465857.jpg)