Slice of Bread

Slice of Bread

  • WpView
    Reads 4,820
  • WpVote
    Votes 338
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 25, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
"Apa aku boleh memakan yang ini?" Si rambut merah yang beberapa menit lalu berbagi tempat duduk dengan Hinata menatap pinggiran roti yang sengaja Hinata sisakan dikotak makannya. "E-eh?" Hinata mengerjapkan kedua matanya, bingung. Hinata memang sangat menyukai roti tawar, tapi ia tak menyukai pinggirannya. Biasanya gadis itu sengaja menyisakan pinggiran roti yang ia makan dan memberikannya pada binatang yang sering berkeliaran di taman sekolahnya. "B-boleh," Hinata menundukkan kepalanya, menyembunyikan semburat merah yang muncul di pipinya. Diperlakukan seperti itu dengan lelaki asing yang baru saja ia kenal ternyata berefek samping pada jantungnya, yang kini memompa darah dua kali lebih cepat. Baru kali ini, ada lelaki yang memakan sisa makanannya. Siapa sangka, pinggiran roti dapat menjadi awal perubahan yang sangat besar bagi kehidupan Hinata, kehidupan mereka.
All Rights Reserved
#1
kibaino
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Truth
  • Curse Magic[END]
  • Your Soul "Chapter 2"
  • Mind
  • Destiny
  • SOMEBODY DOES LOVE (SASUHINA)
  • Who's Bad?
  • after all (sasuhina) [END]
  • The Rules of Love
  • School  [Completed]
The Truth

Rasa penasaran sasuke terhadap seorang pengirim surat yang menyebut dirinya 'ROSE' yang telah mengirimkan surat padanya sejak satu tahun terakhir, membuatnya tertarik, penasaran, dan nyaman karena sipengirim surat sungguh bisa mengerti dirinya bahkan bisa tau apa yang terjadi padanya juga apa yang dia sukai dan tidak dia sukai. membuatnya bingung dan tanpa disadari timbul rasa ingin bertemu dan bertemu dan rasa ingin memiliki dihatinya. ya Ya ingin memiliki, karena sipengirim sudah membuatnya tersenyum dan nyaman juga tertarik setiap kali ia membaca surat dari nya, bahkan ia selalu menunggu waktu dimana surat itu ada tersimpan manis didalam loker sekolahnya. Mungkin sasuke telah jatuh hati pada sipengirim surat tanpa tau siapa orang itu dan bagaimana rupa dari sipengirim surat itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines