Sejak kecil, Lemira Kencana Kusuma tahu satu hal tentang sahabatnya.
Boliam Loki Baskoro berbeda.
Ia lembut. Cara bicaranya halus. Gerak-geriknya feminim.
Dan saat remaja, Boliam tak lagi menyembunyikan kenyataan bahwa ia menyukai laki-laki.
Suatu hari, Boliam jatuh hati pada Zeroun Alastair Adiningrat, atau yang dikenal sebagai ALAS, siswa paling populer di sekolah. Pintar, berwibawa, dan selalu menjadi pusat perhatian.
Karena merasa malu untuk menyampaikan perasaannya secara langsung, Boliam menulis surat dan menyiapkan hadiah, lalu meminta Lemira untuk menyerahkannya.
Namun terjadi kesalahpahaman. ALAS mengira surat dan hadiah tersebut berasal dari Lemira. Lemira menyadari hal itu, tetapi memilih diam.
Kesalahpahaman tersebut menjadi rahasia yang terus tersimpan hingga mereka lulus. Sementara itu, perasaan Boliam terhadap ALAS tidak pernah benar-benar hilang.
Beberapa tahun kemudian, mereka dipertemukan kembali di universitas yang sama. Boliam semakin dekat dengan ALAS, sedangkan ALAS justru semakin penasaran terhadap Lemira.
Di tengah situasi itu, Lemira berada pada posisi yang sulit: menjaga perasaan sahabatnya atau menghadapi perasaan yang mulai tumbuh tanpa ia rencanakan.
Karena jika kebenaran terungkap, bukan hanya hati yang terluka, tetapi juga persahabatan dan kepercayaan yang telah mereka bangun sejak lama.
If Only You Knew...
mungkin semuanya tidak akan menjadi serumit ini.
Todos los derechos reservados