Aries, sang Dewa Agung yang angkuh, dijatuhkan ke bumi hanya untuk satu tujuan yaitu mempelajari rasa sakit manusia. Namun, ia justru terperangkap dalam takdir Liora, wanita yang hidupnya sedang meredup di balik dinginnya dinding rumah sakit.
Bagi seorang Dewa, memberikan keajaiban adalah hal mudah. Namun bagi Aries, menyelamatkan Liora berarti harus menentang hukum langit yang paling sakral. Sebuah pilihan mustahil diambil, Aries melakukan pengorbanan terlarang yang menghapus keberadaannya dari ingatan semesta.
Liora terbangun dengan napas baru, namun dengan memori yang bersih. Baginya, keajaiban yang ia terima adalah misteri yang tak punya nama. Aries benar-benar telah lenyap, seolah ia tidak pernah ada.
Hingga suatu pagi, seorang pria bernama Theo hadir di hadapan Liora.
Pria itu hanyalah manusia biasa. Ia tidak punya kekuatan, tidak punya cahaya, dan tidak punya tempat di masa lalu Liora. Namun, Theo selalu ada di sudut jalan, menatap Liora dengan tatapan yang sangat menyesakkan, seolah ia menyimpan rahasia yang mampu menghancurkan dunia.
Siapa Theo? Mengapa kehadirannya membuat Liora merasa rindu sekaligus ketakutan? Dan apa yang sebenarnya terjadi pada malam saat Aries menghilang?
"Aku bukan siapa-siapa bagimu, tapi setiap napas yang kau hirup adalah hutang yang takkan pernah bisa kau bayar."
Menikah kontrak dengan pangeran yang dingin dan misterius, Evelyn yakin hidupnya hanya akan berputar di antara politik dan intrik.
Ia tak pernah menyangka, tatapan beku pria itu justru menyeretnya ke dalam cinta yang tak terduga-serta pada konspirasi kelam yang sanggup mengubah masa depan kerajaan.
***
Evelyn Watson, pewaris konglomerat sekaligus mahasiswi jurusan bisnis. Hidupnya teratur dan sempurna sampai kecelakaan pesawat membuatnya koma.
Ia terbangun di novel zaman kerajaan dan menjadi putri bangsawan dengan reputasi buruk.
Terikat sistem yang menuntut akhir bahagia bagi tubuh aslinya, Evelyn berusaha memperbaiki segalanya tanpa mengacaukan alur cerita. Tapi musuh keluarga justru menyeretnya ke pusaran perebutan tahta.
Hingga ia membuat keputusan gila: menikah dengan Ethan-saudara tiri tokoh utama pria yang seharusnya mati di paruh pertama cerita.
"Mari kita menikah," ucapnya tenang. "Aku akan membantumu naik tahta. Sebagai gantinya, lindungi keluargaku dengan kekuatan militermu. "
Semua tampak seperti kesepakatan dingin.
Sampai Evelyn menyadari... ada hal yang tak pernah ia rencanakan: jatuh cinta. Juga kehadiran seseorang yang menemani perjalanannya, lebih dari sekedar target.
***
Tangan Ethan mengelus sepanjang pipinya. "Wajah ini... terlalu indah sampai menarik perhatian bajingan itu."
Mata birunya menancap langsung pada Evelyn, berisi cinta yang berusaha ia tahan. "Haruskah aku menyembunyikanmu hanya untukku saja?"
Evelyn terdiam, keningnya mengernyit dalam. "Tidak, aku tidak suka dikekang."
Bukannya marah, Ethan justru tersenyum tipis. "Kalau secara sukarela, kau mau? Bersamaku dan tinggal di sisiku selamanya."
***
Disclaimer : High Politik Kerajaan. Dark Fantasy-Romance, Greenflag Couple
karya pertama, mohon koreksi jika ada salah penulisan.
PROSES REVISI
KARYA ORIGINAL‼️JANGAN PLAGIAT🚫