The Glitch in Our Wedding

The Glitch in Our Wedding

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 20, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
"Di dunia ini, cinta saja tidak cukup. Kamu harus lulus simulasi-atau kehilangan dia selamanya." Di tahun 2026, pernikahan bukan lagi soal janji suci di depan altar, melainkan soal skor kecocokan dalam Sistem VOW (Virtual Objective Wedding). Sebelum diizinkan menikah secara hukum, setiap pasangan wajib menjalani simulasi hidup bersama selama 30 hari di dalam realitas virtual yang 100% terasa nyata. Ghea dan Arlan adalah pasangan sempurna. Tiga tahun pacaran, tanpa pertengkaran berarti. Mereka yakin simulasi ini hanyalah formalitas belaka. Namun, di hari ke-10 simulasi, segalanya berubah. Arlan yang penyayang tiba-tiba menjadi dingin. Arlan yang biasanya tidak bisa memasak, tiba-tiba menyiapkan makan malam dengan pisau yang digenggam terlalu erat. Dan yang paling mengerikan, Arlan mulai menggumamkan nama wanita lain saat tertidur-nama yang tidak pernah Ghea dengar di dunia nyata. Ghea terjebak. Ia tidak bisa log out sebelum 30 hari berakhir tanpa merusak reputasi sosialnya secara permanen. Di dalam rumah virtual yang perlahan malfungsi, Ghea mulai bertanya-tanya: Apakah Sistem VOW sedang menunjukkan sifat asli Arlan yang selama ini disembunyikan? Ataukah ada seseorang dari masa lalu yang meretas simulasi mereka untuk memastikan Ghea tidak pernah keluar dari sana hidup-hidup? "Cintamu mungkin nyata, tapi suamimu mungkin hanya sebuah glitch."
All Rights Reserved
#26
wattpad2026
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu [DITERBITKAN]
  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines