DNA: THE BLACK DEVIL

DNA: THE BLACK DEVIL

  • WpView
    Reads 291
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 4, 2026
Joseph adalah seorang agen rahasia negara yang ditugaskan untuk membentuk unit independen yang bertugas untuk memburu The Black Devil dan komplotannya. Timnya terdiri dari Joseph, Gwen dan satu orang polisi bernama Adrian. The Black Devil selalu hanya menjadi misteri. Namanya terkenal, perbuatannya apalagi. Tapi tidak ada yang tahu siapa sebenarnya yang ada di balik nama itu. Pengeboman Pasaraya, teror-teror yang sama di gedung-gedung pemerintahan, serta perampokan data besar-besaran yang terjadi di gedung bank negara yang dilakukan penuh perhitungan sehingga wajah pelakunya tidak terdeteksi. Sampai akhirnya identitas The Black Devil terungkap dan menunjukkan tiga anak muda dengan satu orang sebagai ketua mereka. Joseph tidak menyangka kalau selama ini mereka hanya mengejar gerombolan anak muda. Setelah diusut, ternyata ketua mereka bernama Nael, dengan dua temannya, River dan Alina. Satu fakta mengejutkan pun terungkap, Nael diam-diam memiliki hubungan yang tidak terduga dengan Joseph. 21+ First Chapter published 11 March 2026 ©2026 by aleexawn
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALONE || JENO LEE
  • Gravity
  • Setitik cahaya ( jeno )
  • Hope in my home || NCT
  • Dasar kakak tsundare!
  • Di Garis yang Tidak di Beri Nama
  • JASUKE: Langit Punya Kita Bertiga.
  • RUBAH NAKAL
  • Born As Kim Living As Lee  (On Going)
  • Kembarnya Abang

"Ini adalah kisah seorang anak yang selalu merasa sendirian, meskipun dikelilingi oleh orang-orang yang mencintainya. Ia tetap berusaha dengan keras dalam menghadapi tantangan hidup tanpa bantuan orang lain. Setiap hari, ia merasa seperti tidak dibutuhkan, seperti bayangan yang tak terlihat. Pertanyaan dari orang tua nya, menjadi pil pahit yang mengingatkan dirinya tentang kesendirian yang tidak pernah terobati. "Abang bagaimana hari ini sayang?" tanya sang papa dengan senyum hangat. "Adek, bagaimana dengan sekolahnya?" tanya sang mama dengan tatapan hangat dan penuh kasih. Tidak dapat di pungkiri, Jevin merasakan luka yang teramat dalam. Namun, dia hanya bisa menggumam pelan, "Mereka sungguh terlihat sempurna tanpa aku". Jevin merasa seperti tidak memiliki tempat dalam keluarga ini, seperti tidak ada satu pun dari mereka yang membutuhkannya. Dalam kesendirian yang menghantuinya, ia tetap berusaha untuk menjadi lebih kuat. Jevin akan berusaha menghadapi setiap tantangan hidup nya dengan berani dan tangguh, meskipun jika dia hanya sendirian, dia akan tetap maju tanpa meminta bantuan orang lain. Namun, meski pun begitu, jauh di lubuk hatinya yang terdalam, ia masih sangat berharap akan ada seseorang yang dapat memahami dan mendengarkannya. Ia juga berharap akan ada seseorang yang dapat melihatnya, bukan hanya sebagai bayangan yang tidak terlihat. Namun juga sebagai seseorang yang layak untuk dicinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines