In Between Our Meetings

In Between Our Meetings

  • WpView
    Reads 46
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 17, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Anindya Anasera, mahasiswi psikologi semester lima, hanya ingin menyelesaikan penelitian kecilnya tentang tekanan mental pada tenaga medis. Untuk itu, ia harus mewawancarai seorang dokter di sebuah rumah sakit. Di sanalah ia bertemu dengan Sadajiwa Abyasa. Dokter spesialis penyakit dalam yang dikenal tenang, dingin, dan selalu berbicara seperlunya. Wawancara yang awalnya terasa kaku itu ternyata tidak berhenti di satu pertemuan saja. Di antara jadwal rumah sakit yang padat dan tugas kuliah yang terus menumpuk, pertemuan-pertemuan berikutnya perlahan terasa berbeda. Tidak ada yang benar-benar direncanakan, tapi tanpa disadari, keduanya mulai terbiasa dengan kehadiran satu sama lain. Yang awalnya hanya tentang penelitian, perlahan berubah menjadi sesuatu yang tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya. Cover by pinterest
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kembang Desa
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Stand by Me (END + MASIH BERANTAKAN, INI TULISAN PERTAMA GUE WOI MAKANYA BRNTKN)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Nala dan Mas Juragan
  • Salah Status [END]
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Nakula
  • Prahara Lamaran [END]

Usai menjalani pendidikan strata 1 di Ibu Kota, Adara Ruby Sanjaya (22), gadis centil nan cantik yang sering dipanggil dengan sebutan Dara diminta kembali oleh orang tuanya yang berada di desa. Menuruti adalah jalan terakhir yang harus di lakukan Dara. Dara pikir pulang ke kampung halamannya adalah pilihan yang sangat buruk, tetapi disana ia menemukan sesuatu yang sayang untuk dilewatkan. ~~~ Menjadi harapan satu-satu orang tua yang harus terjun ke dunia perdagangan, adalah takdir Biantara Pradikta (32), Bian yang merupakan anak laki-laki dari juragan tersohor se Kecamatan. Mempunyai adik perempuan yang masih berada di bangku menengah keatas, itulah alasan Bian tidak melanjutkan pendidikan paska lulus SMA. Memiliki sifat yang cuek dan tidak terlalu memikirkan tentang perempuan, padahal ibunya sering menyodorkan anak temannya untuk ia kencani, tetapi ia acuh tak acuh dengan itu. Sampai hadir seorang gadis jelita yang merupakan anak dari pengusaha beras di desanya, gadis yang menjadi buah bibir para tetangga, bukan hanya prestasi yang jarang orang dapat dikehidupan mereka, tetapi juga parasnya yang membuat para tetangga rela menyodorkan anak lelakinya pada gadis itu. Tetapi, mengapa Bian tidak menyukai itu! Cerita keseharian gadis incaran para pria dan calon menantu idaman ibu-ibu desa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines