"tidak ada yang salah, tapi pola pikir mu yang salah! Daddy macam apa yang meninggalkan anak nya?! Dan lebih memilih untuk mau nomor satukan perusahaannya?!"
"Daddy.. Devan fikir Daddy orang yang baik.. ternyata Devan salah.."
Ceri menatap penuh benci, sedangkan Devan menatap penuh kekecewaan. Orang yang ia fikir akan menjadi ayah yang baik nyata nya salah.
"Maaf.. maafkan Daddy.."
"MAAF SAJA TIDAK AKAN MEMBUAT SEMUA NYA KEMBALI SEPERTI DULU!"
Ceri langsung menarik Devan yang sudah menangis sesenggukan, entah keberanian dari mana ia membentak orang yang lebih dewasa dari nya.
Ini bukan ceri, ia tidak suka versi diri nya yang seperti ini.
______________
⚠️WARNING⚠️
harap tidak salah lapak, tolong memaklumi jika ada kata-kata yang typo atau pun mengarah ke lain, semua murni ide sendiri, jika ada kesamaan dalam cerita mohon maaf.
LGBT AREA❗❗❗
(Ini lanjutan dari cerita Love Of An Enemy)
All Rights Reserved