Mengekang Antagonis Utama Pria

Mengekang Antagonis Utama Pria

  • WpView
    Reads 9,303
  • WpVote
    Votes 833
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 13, 2026
Daisy, maniak novel romansa anak muda. Mengalami transmigrasi ke sebuah buku yang pernah dirinya baca. Sayangnya pembaca tidak akan pernah bisa menjadi pemeran utama, di takdirkan menjadi NPC yang tidak pernah muncul dalam cerita. Daisy tidak menyerah, dia akan tetap pergi mengekang idola nya yaitu ANTAGONIS UTAMA PRIA. Ikuti terus petualangan Daisy!! Note : Hasil Imajinasi author, selamat membaca:)
All Rights Reserved
#108
ibusambung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • I'm Not Just a Figuran
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines