We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Semesta dan Manusia Tenang Itu ( on going )

Semesta dan Manusia Tenang Itu ( on going )

  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 21, 2026
WpInfo
Non-Fiction
Autobiography
"Kadang, semesta mempertemukan bukan untuk memiliki, tapi untuk menguatkan." Elara Celestine Aurora tidak pernah menyangka bahwa ia akan kembali mengagumi seseorang-setelah sekian lama hatinya belajar menutup diri. Ia datang ke gereja dengan hati yang retak, membawa doa-doa yang bahkan tak mampu ia rangkai menjadi kata. Namun di antara bangku kayu yang sunyi dan cahaya kaca patri yang memantul lembut, ia menemukan sosok yang tak pernah ia cari. Gabriel Nathaniel Armand. Lelaki dengan langkah paling tenang. Dengan suara yang mampu mendamaikan hati yang porak-poranda. Dengan cara diam yang lebih berarti daripada ribuan janji. Kagum itu tumbuh perlahan. Seperti cahaya kecil yang tak disadari, namun semakin hari semakin dalam. Di antara banyaknya manusia yang bersinar di dunia ini, bagi Elara, Gabriel adalah bintang yang paling terang. Tanpa sadar, kehadiran lelaki itu menjadi alasan Elara untuk tetap bangkit. Memberinya arti. Memberinya harapan. Membuatnya percaya bahwa jatuh cinta memang manis. Namun ketika ia akhirnya siap menyampaikan rasa yang selama ini ia simpan, semesta justru mengajarkannya satu hal yang paling sulit diterima-bahwa tidak semua yang indah ditakdirkan untuk tinggal. Gabriel pergi. Tanpa janji. Tanpa kepastian. Hanya meninggalkan kenangan di bangku paling ujung gereja dan doa yang tak pernah benar-benar selesai. Dan Elara pun mengerti... Bahwa Tuhan memang menitipkan manusia teristimewa dalam hidupnya-bukan untuk dimiliki, melainkan untuk menguatkan. Karena terkadang, yang paling terang justru bukan untuk digenggam. Hanya untuk dikenang.
All Rights Reserved
#471
manusia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DAGERUOS LESSON
  • Transmigrasi Little Mommy
  • GADIS BERHIJAB YANG LUGU MENJADI LIAR DAN NAKAL
  • Daddy's Little Sunshine
  • Until You Become My Home - JanJingjing
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • Transmigrasi Ke Novel ABO? (GXB🔞)
  • Permission, and Love
  • boypussy
  • Teman Kecilku [END]

Bagi Bramantyo Frieda, memiliki putri tunggal seperti Emma Lotta Frieda adalah ujian kesabaran tanpa akhir. Di usianya yang menginjak dua puluh tahun, Lotta adalah definisi nyata dari sebuah pemberontakan. Cantik, liar, dan tak tersentuh hukum rumah, gadis itu menjadikan gemerlap malam kota Jerman dan dentuman musik klub sebagai pelarian. Menitipkan sisa kesabaran sang ibu, Anneliese, di ambang batas, dan memaksa sang ayah memijat pangkal hidung menahan amarah yang kian mengeras tiap kali mendapati putrinya pulang dalam keadaan sempoyongan di jam satu dini hari. Hingga Bram mengambil keputusan paling radikal dalam hidupnya: menyerahkan kendali Lotta ke tangan seseorang yang tak kenal kompromi. Gheo Joris Dimitri. Di usia dua puluh sembilan tahun, Gio adalah predator di dunia bisnis. Dingin, kalkulatif, dan selalu memegang kendali penuh atas hidupnya. Sebagai rekan bisnis krusial bagi Bram, Gio terbiasa menjinakkan angka-angka saham, bukan seorang gadis rebel yang hobi mencari masalah. Bagi Gio, Lotta hanyalah bocah manja yang butuh disiplin keras. Bagi Lotta, Gio adalah pria kaku, angkuh, dan membosankan yang pantas dikerjai. Namun, bermain api dengan pria matang seperti Gio adalah kesalahan terbesar Lotta. Ketika Lotta sengaja bertingkah liar di hadapannya dan memamerkan tato di bawah tulang selangkanya hanya untuk menguji batas kesabaran sang mentor, Gio justru menunjukkan sisi gelap yang selama ini tersembunyi di balik kemeja rapinya. Batas antara benci, disiplin, dan obsesi mengabur dalam ketegangan sensual yang berbahaya. Di bawah pengawasan ketat Gio-dan tatapan menyelidik dari sang adik, Anya Dimitri-Lotta tersadar bahwa ia tidak lagi sekadar bermain-main dengan aturan orang tuanya. Dia sedang bermain dengan pria dewasa yang siap membuatnya kehilangan kendali sepenuhnya. Peringatan Konten: Cerita ini mengandung konten dewasa (18+/21+), bahasa vulgar, ketegangan romantis yang intens, dan dinamika hubungan Age Gap yang kompleks.

More details
WpActionLinkContent Guidelines