Seventeen

Seventeen

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 21, 2026
“ Lo tahu kenapa Tuhan membuat dua orang saling jatuh cinta?” “Sebab Tuhan ingin tahu siapa yang dia pilih?” Bara mengangguk ringan “Itu salah satunya tapi manusia tidak sepintar itu saat jatuh cinta " Kening Alea berkerut, tanda tanya tumbuh di kepalanya “Cinta ada untuk membuktikan satu hal,” lanjut Bara, menyatukan potongan puzzle yang hampir sempurna “ Akankah lo bisa mengutamakan diri sendiri atau tidak ” “ Jika tidak? ” “Maka lo memilih cara paling menyedihkan buat menghancurin diri sendiri” Bara berhenti menatap Alea sebentar, memastikan kalimatnya tidak melukai lalu kembali mencari potongan yang pas, seperti hidup—yang selalu memberi kesempatan kedua sebelum benar-benar selesai.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Story Of Janeta 2
  • EVANESCENT
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.

Flora Severian terbangun sebagai Hazellette Ashcroft, istri Duke dalam novel fantasi sejarah. Figuran yang akan dihancurkan oleh tokoh utama wanita, Mantan kekasih Duke, anak pelayan yang ditakdirkan merebut segalanya, karakter badass yang membuat hubungan Hazellette dengan suaminya kandas. Flora mengerti satu hal begitu masuk ke novel, Jika dia bertahan dia akan dihancurkan, karena itu pilihan Flora hanya kabur... menghapus namanya dari cerita. Dalam novel ini, istri Duke tidak akan pernah diselamatkan. Hazelletta akan disingkirkan... lalu dilupakan. Dia harus membuat dunia percaya dia mati. Lalu tokoh utama akan mengambil alih segalanya dan cerita berjalan tanpanya. Asal bisa hidup tenang Hazel tidak peduli apapun. Tapi takdir tidak pernah benar-benar berteman dengannya. Karena anak yang dia tinggalkan bukan anak biasa. "Jika aku kembali suatu hari, apa dunia ini masih akan memberiku tempat?" -Hazellette Ashcroft- "Kuburkan petinya! Itu hanya peti kosong. Aku akan menemukannya kembali... apa pun bentuknya. Istriku terlalu cerdas untuk mati begitu saja." -Gillian L. Grandwood-

More details
WpActionLinkContent Guidelines