Cinta Terlarang (bever-Tonliew-Pie Saran)

Cinta Terlarang (bever-Tonliew-Pie Saran)

  • WpView
    Reads 427
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2026
WpInfo
Fanfic
Di tengah hujan Bangkok yang tak pernah reda, tiga jiwa bertabrakan. Bever-liar, berani, siap membakar dunia demi satu tatapan. Pie-lembut, penuh luka, melukis cinta dengan darah dan air mata. Tonliew-pendiam, rapuh, menyimpan trauma yang siap meledak. Mereka tak memilih satu. Mereka memilih semuanya-meski itu berarti menghadapi neraka: cemburu yang membakar jiwa, rahasia masa lalu yang menghantui, keluarga yang memutus tali darah, dan dunia yang melempar batu ke cinta mereka bertiga. Malam penuh amarah, air mata, pengkhianatan kecil, dan pengampunan yang menyakitkan. Rindu yang menyiksa, reuni yang membakar sampai tulang, dan satu keputusan yang mengubah segalanya: "Kita bertiga. Atau tak ada yang punya kita." Cinta Terlarang Ketika memilih berarti kehilangan, mereka memilih untuk saling memiliki-sampai akhir cerita.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • Second
  • I Want to Live [END]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Given || Ju Jihoon
  • NIGHT NOISES || 🌴🦌 [END]
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • The King & The Doctor ✓
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines