Dua kehidupan berjalan di jalur yang tak pernah dirancang untuk bersinggungan.
Langit mereka berbeda, jarak mereka nyata, dan dunia seakan punya cara sendiri untuk menjaga batas itu tetap ada.
Namun ada perasaan yang tak tunduk pada aturan.
Seperti gravitasi yang tak terlihat, diam-diam menarik, mendekatkan, lalu membuat segalanya berubah.
Kadang, yang paling mustahil bukanlah pertemuan…
melainkan bagaimana dua hati tetap saling menemukan, bahkan ketika semesta menempatkan mereka di orbit yang berbeda.
⚠️ WARNING ⚠️
Cerita ini lahir dari imajinasi pribadi yang sudah hidup sejak masa kecil. Sejak dulu, kisah ini sering diceritakan secara lisan, ditulis dalam catatan, dan terus berkembang seiring waktu. Karya ini adalah bentuk upaya mengabadikan imajinasi masa kecil yang tumbuh bersama penulis.
Setiap karakter, konflik, dan emosi di dalamnya dibangun dengan proses panjang, penuh rasa, dan makna personal.
❗Dilarang mengkopi, menyalin, memodifikasi, atau menggunakan sebagian maupun seluruh isi cerita tanpa izin.
❗Dilarang mencaci, merendahkan, atau meninggalkan komentar yang bersifat menghina, merusak, atau tidak menghargai karya.
❗Jika kamu menyukai cerita ini, silakan membaca dengan hati terbuka. Jika tidak menyukai, silakan tinggalkan tanpa meninggalkan jejak buruk.
❗Jika ada kemiripan tempat, kejadian, dan kemiripan narasi, itu murni ketidaksengajaan dan hanya kebetulan.
📌 Catatan tambahan:
Visual karakter dalam cerita ini hanya digunakan sebagai referensi imajinasi (face claim) semata. Tidak ada maksud meniru kehidupan pribadi, merugikan, atau mengaitkan sifat karakter dengan aktor atau figur aslinya.
Visual tersebut dipilih karena sejak kecil penulis telah membayangkan karakter dengan gambaran wajah tersebut sebagai inspirasi, dan kini hanya digunakan untuk membantu menghadirkan bentuk visual dari imajinasi lama yang ingin diabadikan.
Mari saling menghargai karya, proses, dan ruang imajinasi satu sama lain.
Terima kasih telah membaca dengan bijak.
(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO)
Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun.
Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera.
"Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi."
"Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?"
"Mau banget."
| start 21 december 2025
| end