The Silent Echo (Gema Yang Tak Terdengar)

The Silent Echo (Gema Yang Tak Terdengar)

  • WpView
    Reads 104
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 5, 2026
Gavin adalah segalanya yang diinginkan orang tua: pintar, tampan, dan atletis. Namun, kehadiran adiknya, Lana, yang terlahir tanpa kemampuan mendengar, dianggap Gavin sebagai noda dalam hidupnya. Gavin sering sengaja membuang alat bantu dengar Lana atau meninggalkannya sendirian di tempat ramai tanpa sarana komunikasi. Lana tidak pernah mengadu. Ia hanya menuliskan segalanya di sebuah jurnal usang yang ia sebut "Gema yang Tak Terdengar". Konflik memuncak saat Gavin melakukan tindakan yang membuat Lana mengalami kecelakaan serius karena tidak bisa mendengar peringatan bahaya di sekitarnya. Saat itulah Gavin menemukan jurnal Lana dan menyadari bahwa dalam setiap tetes air mata adiknya, selalu ada doa untuk kebahagiaan Gavin. #brothership #angst #hurtcomfort #brokenhome #kakakadik #sadstory ⚠️ Warning: Contains scenes of physical and emotional abuse, disability struggle, and heavy angst. Read with wisdom.
All Rights Reserved
#882
kakakadik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • GHAIKA (REVISI)
  • The Time

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines