Empat bulan setelah patah hati, Leasya tidak lagi menangisi apa pun. Ia telah melewati masa sedihnya dan belajar menerima bahwa tidak semua hubungan harus berakhir dengan keindahan. Kini, yang tersisa hanyalah rasa bosan yang perlahan menyelinap di antara hari-hari yang tenang. Dalam kebosanan itu, ia membuka kembali aplikasi telegram, mencari sesuatu yang dapat membuatnya tertawa atau sekadar merasa hidup kembali. Di sana, Leasya berkenalan dengan seseorang bernama pengguna Ketoprak Rebus. Nama yang terdengar jenaka, tetapi percakapannya justru membuat Leasya merasa nyaman. Tidak ada janji, tidak ada harapan besar. Hanya percakapan ringan yang perlahan tumbuh menjadi kebiasaan, hingga suara dari seberang layar itu mulai terasa akrab. Namun dunia maya selalu menyimpan rahasia. Apakah hubungan ini hanya persinggahan singkat yang akan menghilang begitu saja, atau justru awal dari sesuatu yang lebih mendalam?
More details