Story cover for IDOL!  by lucaalasaka
IDOL!
  • WpView
    Membaca 684
  • WpVote
    Vote 123
  • WpPart
    Bab 5
  • WpView
    Membaca 684
  • WpVote
    Vote 123
  • WpPart
    Bab 5
Bersambung, Awal publikasi Feb 21
Eliot huang x Kipuka qiu
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan IDOL! ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#380sekolah
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Forever mine oleh AuroraSecretum
60 bab Bersambung
Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.
𝐃𝐞𝐬𝐭𝐢𝐧𝐲 𝐅𝐨𝐫 𝐔𝐬 [𝐗𝐢𝐧𝐠𝐐𝐢𝐮] oleh JustFi
39 bab Bersambung
𝙃𝒂𝒐 𝙎𝒉𝒊𝒒𝒊𝒖 𝒌𝒆𝒉𝒊𝒍𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒈𝒂𝒍𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒂𝒂𝒕 𝙃𝒖𝒂𝒏𝒈 𝙇𝒊𝒙𝒊𝒏𝒈, 𝒔𝒂𝒉𝒂𝒃𝒂𝒕 𝒔𝒆𝒌𝒂𝒍𝒊𝒈𝒖𝒔 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒊𝒂 𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂𝒊 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒉𝒆𝒎𝒃𝒖𝒔𝒌𝒂𝒏 𝒏𝒂𝒑𝒂𝒔 𝒕𝒆𝒓𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓 𝒌𝒂𝒓𝒆𝒏𝒂 𝒑𝒆𝒏𝒚𝒂𝒌𝒊𝒕 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒈𝒆𝒓𝒐𝒈𝒐𝒕𝒊𝒏𝒚𝒂 𝒂𝒌𝒊𝒃𝒂𝒕 𝒌𝒆𝒃𝒐𝒅𝒐𝒉𝒂𝒏 𝒑𝒓𝒊𝒂 𝒊𝒕𝒖 𝒔𝒆𝒏𝒅𝒊𝒓𝒊. 𝘿𝒊 𝒕𝒆𝒏𝒈𝒂𝒉 𝒑𝒆𝒏𝒚𝒆𝒔𝒂𝒍𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂, 𝙌𝒊𝒖 𝒅𝒊𝒃𝒆𝒓𝒊𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒂𝒕𝒖 𝒌𝒆𝒔𝒆𝒎𝒑𝒂𝒕𝒂𝒏 𝒕𝒂𝒌 𝒕𝒆𝒓𝒅𝒖𝒈𝒂, 𝒘𝒂𝒌𝒕𝒖 𝒃𝒆𝒓𝒑𝒖𝒕𝒂𝒓 𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒍𝒊 𝒌𝒆 𝒎𝒂𝒔𝒂 𝒍𝒂𝒍𝒖, 𝒔𝒂𝒂𝒕 𝘼𝒙𝒊𝒏𝒈 𝒎𝒂𝒔𝒊𝒉 𝒉𝒊𝒅𝒖𝒑 𝒅𝒂𝒏 𝒃𝒆𝒍𝒖𝒎 𝒎𝒆𝒏𝒈𝒆𝒏𝒂𝒍 𝒈𝒂𝒅𝒊𝒔 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒄𝒊𝒏𝒕𝒂𝒊𝒏𝒚𝒂. 𝙆𝒂𝒍𝒊 𝒊𝒏𝒊, 𝙌𝒊𝒖 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒖𝒎𝒑𝒂𝒉 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒎𝒆𝒏𝒚𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕𝒌𝒂𝒏 𝘼𝒙𝒊𝒏𝒈, 𝒎𝒆𝒔𝒌𝒊 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒎𝒆𝒏𝒂𝒏𝒈𝒈𝒖𝒏𝒈 𝒍𝒖𝒌𝒂 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒂𝒎𝒂, 𝒎𝒆𝒔𝒌𝒊 𝒉𝒂𝒓𝒖𝒔 𝒎𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖𝒊 𝒉𝒂𝒓𝒊-𝒉𝒂𝒓𝒊 𝒃𝒆𝒓𝒂𝒕𝒏𝒚𝒂 𝒌𝒆𝒎𝒃𝒂𝒍𝒊.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Forever mine cover
𝐃𝐞𝐬𝐭𝐢𝐧𝐲 𝐅𝐨𝐫 𝐔𝐬 [𝐗𝐢𝐧𝐠𝐐𝐢𝐮] cover
Crimson Moon Oath - XingQiu cover
QiuQiu Ai [Cinta QiuQiu] cover
〖BL〗The Third Way of Love cover
PAPA, TAKE HER FOR ME ! - XINGQIU cover
RADEN cover
The Empire's Troubles: Double Trouble cover
CENAYANG cover
Yuanfen cover

Forever mine

60 bab Bersambung

Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.