Titik Nadir

Titik Nadir

  • WpView
    Reads 21,554
  • WpVote
    Votes 1,074
  • WpPart
    Parts 55
WpMetadataReadComplete Sun, Sep 27, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Happy Ending
First Love
Enemies to Lovers
" Titik Nadir " "Kamu kenapa selalu muncul di waktu yang salah?" "Mungkin... bukan waktunya yang salah. Kita aja yang belum siap." Safitri dan Faro-dua manusia yang dipertemukan oleh takdir, namun dipisahkan oleh iman. Bukan karena tidak saling mencintai... tapi karena mereka tahu, cinta saja tidak selalu cukup. Di titik nadir kehidupan, saat hati hampir menyerah, semesta justru mempertemukan mereka kembali-di tempat yang tak pernah terduga. Lucu, hangat, dan penuh luka yang belum sembuh. Sebuah kisah tentang dua hati yang terus berlari... lalu tanpa sadar kembali ke arah yang sama. Jika cinta terhalang iman, apakah harus dilepaskan... atau diperjuangkan dengan cara yang berbeda? 🤍
All Rights Reserved
#1
fitri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • (Not) BELONG TO YOU
  • Sweetly Tied
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Círculo del Destino
  • Night Calls
  • Out of Reach (Selesai)
  • Under The Authority Of Senopati
  • The Last Yes!
  • DOMINEX | The Crime Lock

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Duda 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines