Terlalu Cinta Untuk Pergi 2
Bagi dunia, Nico Hutabarat adalah bintang yang sedang bersinar terang. Suaranya membuai jutaan telinga, dan lagu-lagunya menjadi pelipur lara bagi para pemuja yang menamakan diri mereka Nico Lovers. Namun bagi Nico, satu-satunya tempat ia bisa bernapas lega hanyalah di samping Hana.
Hana adalah anomali. Di tengah tuntutan industri yang menyesakkan, ia adalah ketenangan yang tidak pernah menuntut kabar, tidak butuh bukti lokasi, apalagi validasi. Namun, ketenangan itu lahir dari tembok tinggi bernama emotional numbness-sebuah mati rasa yang membuat Hana lebih memilih sepi daripada riuh rendah dunia.
Jika di musim lalu mereka berjuang melawan ego sendiri untuk tetap bersama, kali ini musuh mereka adalah ribuan pasang mata. Nico ingin Hana ada di sisinya, di setiap panggung dan setiap tepuk tangan. Namun bagi Hana, melangkah ke lampu sorot berarti menyerahkan dirinya untuk diadili oleh penggemar yang merasa Nico adalah milik mereka sepenuhnya.
Di tengah tatapan sinis dan bisikan tajam yang meragukan kepantasannya, Hana dipaksa memilih: Berani merasa demi cinta yang nyata, atau kembali bersembunyi di balik mati rasa agar tidak perlu terluka?
"Satu langkah dariku adalah duniamu, tapi satu langkah darimu adalah kehancuranku." - Yohana -