SIAPA YANG SALAH? [TAMAT]

SIAPA YANG SALAH? [TAMAT]

  • WpView
    LECTURES 307
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Chapitres 50
WpMetadataReadTerminé lun., mai 11, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Fantasy Épique
Anciennes Civilisations
Wuxia & Cultivation
Cinta datang tanpa kelembutan, tanpa di manja-manja untuk memilih, namun di wajibkan setuju, bagaimana kita meminta arah pada ayah, jika ayah tak bisa menentukan arah, bagaimana kita bisa berlindung pada ibu, jika tangannya tak menggenggam dengan kuat, seorang yang harusnya di lindungi namun harus membesarkan diri untuk mendekap dirinya sendiri, Cinta harus datang dengan kehormatan, Cinta datang tanpa penghinaan, meski harus berdiri di atas pucuk duri.
Tous Droits Réservés
#246
islamicstories
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Diagnosis Cinta [LENGKAP]
  • Sahabat Kakakku✓
  • Saranghae, Pak Dosen!
  • KinarArga (End)
  • Be With You
  • Pak Dosen, I Love You!
  • Mujahadah [END]
  • Mas Zeenan
  • Pak Abi, I LOVE YOU!! [END]
  • Bhayangkara Ku

Kisah ini dimulai saat Aluna ditugaskan untuk rotasi di bawah bimbingan langsung Arion-sebuah kabar yang membuat sebagian besar koas lain pucat pasi. Mereka tahu betul betapa ketat, disiplin, dan tak kenalnya ampun dokter muda itu. Pertemuan pertama mereka bukan hanya sekadar tatap muka antara pembimbing dan murid, melainkan awal dari serangkaian kekacauan, miskomunikasi, dan momen-momen lucu yang tak terduga. Aluna dengan spontanitasnya yang kadang berantakan bertabrakan dengan Arion yang kaku bak mesin, menciptakan percikan yang tak seorang pun menduga bisa berubah menjadi sesuatu yang lebih hangat. Hubungan profesional yang dingin perlahan-lahan berubah menjadi sebuah proses diagnosis yang rumit-bukan untuk pasien, melainkan untuk hati mereka sendiri. Arion yang terbiasa menutup rapat ruang emosinya mulai terusik oleh tawa ceroboh Aluna, sementara Aluna yang selalu berusaha terlihat kuat diam-diam belajar bahwa bahkan hati yang paling beku pun bisa mencair. Akankah "Sang Robot" menemukan kehangatan dalam kekacauan Aluna? Dan mampukah Aluna mengendalikan kata-katanya demi sebuah diagnosis yang paling penting: cinta? *** . . . . . Rank: #3 di Pembimbing (Sept 2025)

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu