Aksara, seorang anak laki-laki yang tumbuh di balik kegelapan, meskipun dia memiliki rumah yang mewah dan besar. Dia tidak merasakan apa itu rumah, karena bagi dia, rumah hanya sebuah tempat untuk tidur dan makan. Dia tidak tau apa itu tempat berteduh, karena dia tidak pernah merasakan kehangatan dan kasih sayang dari orang tua.
Orang tuanya memang utuh, tapi mereka tidak ada di sampingnya. Mereka sibuk dengan pekerjaannya, sibuk dengan dunianya, dan melupakan Aksara seorang diri. Mereka berdua terlihat seperti bukan layaknya suami istri, tidak ada kehangatan, tidak ada kasih sayang, tidak ada perhatian.
Tapi, ada satu hal yang membuat Aksara tidak sepenuhnya sendirian. Dia memiliki kenangan indah dengan seorang gadis kecil bernama Senja, teman masa kecilnya dulu. Mereka berpisah ketika Aksara pindah ke sekolah lain, tapi kenangan mereka tidak pernah pudar.
Setelah 10 tahun berpisah, Aksara dan Senja bertemu kembali di sekolahnya, semasa SMA. Setelah beranjak dewasa, Aksara telah menjadi seorang pilot, dan Senja telah menjadi seorang dokter. Mereka berdua tidak berubah, masih memiliki rasa yang sama, masih memiliki cinta yang sama.
Aksara dan Senja memiliki kisah cinta sejak kecil, cinta yang tumbuh dan berkembang seiring waktu. Mereka tidak saling melupakan, karena mereka tahu bahwa mereka memiliki sesuatu yang spesial. Mereka sama-sama saling melengkapi, membuat hidup mereka lebih berwarna dan lebih berarti.
Bagi Aksara, Senja adalah tempat berteduh yang dia cari selama ini. Dia merasa aman, dia merasa dicintai, dan dia merasa bahwa dia telah menemukan rumah yang sebenarnya. Dan bagi Senja, Aksara adalah pahlawan yang selalu ada untuknya, yang selalu mendukungnya, dan yang selalu mencintainya.
Mereka berdua tahu bahwa mereka telah menemukan cinta sejati, cinta yang tidak akan pernah pudar, cinta yang akan selalu ada untuk mereka.
All Rights Reserved