Aku pikir aku mengenal diriku sendiri... sampai aku bertemu mereka. Bukan rumah yang megah, melainkan ruang yang dipenuhi percakapan yang tak selalu selesai, tawa yang sering menjadi bungkus dari lelah, dan diam yang berbicara lebih jujur daripada kata-kata. Di sanalah hari-hari berjalan apa adanya... tanpa janji akan selalu baik-baik saja, tanpa kepastian akan selalu utuh. Mashaeel tidak datang untuk mencari siapa yang akan memilihnya. Ia datang membawa ego, gengsi, dan rasa ingin tahu, serta hati yang terlalu sering menafsirkan segalanya terlalu dalam. Di antara orang-orang yang sama-sama menyimpan beban, ia belajar bahwa bertahan tidak selalu berarti kuat, dan kebersamaan tidak selalu membutuhkan penjelasan. Luka tidak menghilang. Ia hanya tidak lagi sendirian. Namun entah bagaimana, mereka tetap tinggal. Dan itu cukup. 𓆝 𓆟 𓆞 𓆝 𓆟 Bukan cerita yang tergesa-gesa. Hanya hidup yang berjalan, perlahan, dengan segala rasanya. Kamu mau ikut masuk ke dalamnya?
Mais detalhes