Tim basket yang sudah menjadi ikonik SMA Mandala dengan kemenangannya itu kini tengah bertanding lagi. Dan salah satunya ada Pangeran Bagaskara Alvarendra-si Ketua Basket itu sendiri. Dia yang paling sering disorot di sekolahnya karena anak-anak di sana kagum dengan cara bermainnya. Bukan anak sekolahnya saja, anak sekolah lawan mainnya pun ikut kagum dengannya.
Dari cara ia men-dribbling bola, melakukan overhead pass, spin move, dengan gerakan yang gesit membuat mereka kagum. Sorakan ramai tak tertahankan terdengar kala ia melakukan lay up pada ring lawan. Dan, sempurna. Bola nya masuk. Senyum tipis terukir di bibirnya kemudian menepuk tangan temannya.
"Lo keren," ujar teman se timnya-Gavin Askara
"Thanks. Tapi kalian juga keren," balasnya.
Mereka kembali fokus pada pertandingan, Pangeran bahkan sudah memasang kuda-kudanya untuk kembali merebut bola. Pertandingan terus berjalan, skor mereka hampir sama. Pangeran men-dribbling bola menuju ring lawan sembari menghindari mereka yang menyerang. Sampai akhirnya ia melakukan lemparan three point yang membuat mereka menang telak. Teman setimnya mendekat kemudian berpelukan bersama.
Tanpa Pangeran sadari, ada mata yang sedari tadi hanya tertuju padanya. Mata seorang gadis yg seakan tertarik dengan cara mainnya. Dengan perlahan, gadis itu mendekati Pangeran yang tengah beristirahat.
"Hei, tiga puluh, lo mainnya keren banget," ucapnya.
Pangeran mengangkat satu alisnya. Terlihat tidak terkesan juga bingung.
Gadis itu mengulurkan tangannya. "Gue Alana, nama lo siapa?"
Pangeran segera berdiri sembari menyampirkan tasnya di bahu lalu menatap datar gadis di depannya. "Bukan urusan lo." Setelahnya ia pergi meninggalkan gadis yang terpaku.
"GILAAA! SUARANYA GANTENG BANGET!"
All Rights Reserved