Between Time and Loss

Between Time and Loss

  • WpView
    Leituras 2,299
  • WpVote
    Votos 304
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jun 21, 2026
Jeno, Seorang ilmuwan yang terlalu terobsesi pada eksperimennya hingga mengabaikan keluarganya. Suatu malam, tragedi besar terjadi. Jaemin, orang yang menjadi pasangan Jeno dibunuh oleh sosok misterius setelah berhasil menyelamatkan anak mereka yang masih balita. Sejak kehilangan bundanya, Jisung tumbuh dengan luka mendalam dan kebencian pada ayahnya yang dianggap tidak pernah ada. Amarah itu perlahan mengubahnya menjadi remaja pemberontak. Dihantui rasa bersalah, Jeno memutuskan menggunakan eksperimen ciptaannya untuk kembali ke masa lalu bersama sang anak. Ia bertekad menyelamatkan istrinya dan memperbaiki nasib keluarganya. Tapi apakah niat Jeno bisa berjalan sesuai keinginannya? Atau justru malah menjadi petaka baru bagi mereka?
Todos os Direitos Reservados
#173
yoi
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Cupiditas Vitae [END]
  • Second Life : Bring Me Back To You
  • CONTROLLED CHAOS
  • Love me or die
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Possessive Male Lead
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Reflected Fate: The Duchess Who Should Have Died [HOONSEUNG]
  • Rewriting The Villain

Rio hanya ingin hidup tanpa memperdulikan penolakan yang selalu mengikuti langkahnya. Hidup dioper dan dieksploitasi adalah bagian hidupnya. Harusnya ia sudah mati. Entah akhirnya akan tenang atau malah terjebak di dimensi yang lebih mengerikan daripada hidupnya sekarang. Tapi dia kembali membuka mata. Di dua bulan sebelum kematian datang menjemputnya. Waktu terlalu singkat. Rio memutuskan dengan cepat. Dia masih punya kesempatan untuk lari dan hidup, kan? Sebuah skenario yang janggal untuk sebuah ketidaksengajaan membuatnya bertemu dengan sahabat ayahnya, yang memberikan secercah harapan akan tempat berteduh yang aman. Rio tidak pernah punya harapan yang rakus. Ia hanya ingin bertahan hidup. Benar-benar tidak tahu bahwa kenyamanan juga memaksanya untuk terluka dan berlapang dada.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo