BERONDONG || GYUCHEOL

BERONDONG || GYUCHEOL

  • WpView
    Reads 441
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 21, 2026
WpInfo
Fanfic
Seventeen
LGBTQIA+
Gay
Social Themes
FF yang baru kemaren aku pikirin. Ini Khusus GYuCheol ! Mungkin dalam cerita akan sedikit mengandung kata-kata kasar, mohon jangan di tiru. Pihak atas? Pihak bawah? Liatin aja alurnya, karna aku buatnya pake metode SSAA " SUKA-SUKA AKU AJALAH " :) ⚠️ Age Gap, bijaklah memilih bacaan :) ⚠️100% fiksi, jangan sangkut pautkan dengan dunia nyata para idol ⚠️Kalo tertarik, janlup votement yap :v ⚠️Bahasa campuran. Kadang baku, kadang engga :) Happy Reading. ⚠️Campuran Lokal dan negara sonok, hihi
All Rights Reserved
#2
choiseungcheol
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Your Daddy My Husband
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • Possessive Male Lead
  • A House Between Us
  • Rewriting The Villain (END)
  • Given || Ju Jihoon
  • Obsession Overdose

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

More details
WpActionLinkContent Guidelines