We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pantai & Gaun Putih

Pantai & Gaun Putih

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 23, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Grief and Bereavement
Illness
Tagsfiksi
"Lautan itu memang indah, namun mereka juga berbahaya," sahut gadis itu sembari menatap luasnya bentangan air laut. "Kau tahu... sebuah pepatah mengatakan, 'air laut menjanjikan kebebasan, namun sering kali menjerat dalam kedalamannya'. Namun meski begitu, aku rela menghabiskan saat-saat terakhirku di lautan," balasku menatap hamparan laut lepas serta langit biru yang menyatu sempurna. Setelah mendengar itu, gadis misterius itu berdeham lalu menatapku "Memang benar yang mereka katakan... bahwa lautan adalah makam tanpa batu nisan."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • PROYEK SATU TAHUN
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Target Si Supir [END]
  • Auto Save!
  • The Pinky Boy
  • Trouble Maker[END]
  • Tresna Kang Tinatih Ing Alas Jati
  • ELION (bl)
  • After the Fall

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines