MatchMaking Till Jannah

MatchMaking Till Jannah

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 23, 2026
Luna--gadis low profile, tak pernah menyangka bahwa kehidupannya yang serba datar dan tak begitu menarik, harus menjalani kehidupan pernikahan yang sebelumnya tak pernah menjadi plan dalam kehidupannya, hal ini terjadi karena perjodohan dari kedua orang tuanya yang tak bisa ia bantah. "kamu si adam-adam itu ya?" "Iya." "Ganteng sih... tapi memangnya kamu yakin mau nikah sama aku? sedangkan kamu... ganteng, ceo, anak kyai, pernah kuliah di alzhar pula... pasti kamu udah dikelilingi cecan yang sholehah, dan aku... ya, seperti yang bisa kamu lihat..." Pemuda itu mengulas senyumannya, senyuman yang mungkin gadis itu juga tak sadari. "Pertama, saya yakin," "Kedua, kamu tidak perlu merasa rendah diri, Luna. Pada dasarnya manusia tidak ada yang sempurna, saya juga begitu."
All Rights Reserved
#484
adam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Salah Status
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa (Hiatus)
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end 11 april 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines