We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Behind the Family Show (MARJAMES)

Behind the Family Show (MARJAMES)

  • WpView
    Reads 50,862
  • WpVote
    Votes 6,603
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 22, 2026
WpInfo
Fanfic
Alternate Universe (AU)
Band and Group
Kpop
TV Show
Bagaimana jika FORTIS, boy grup baru di Jakarta mendapatkan tawaran untuk membintangi reality show bertema keluarga? Apakah tawaran ini bisa membuat karir mereka semakin naik atau malah sebaliknya? Dan mungkin kah 'family' ini hanya akan menjadi show semata, atau malah bisa di realisasikan? Begitu banyak pertanyaan dan kemungkinan yang bisa terjadi, jadi silahkan kalian baca cerita ini untuk mendapatkan jawabannya. . . . WARNING ‼️ - cerita bxb/boylove! (homophobic silahkan menjauh) - ada beberapa 🔞 - mpreg
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cupiditas Vitae [END]
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • I'm Not Just a Figuran
  • ENEMY [Keonhyeon]
  • Rewriting The Villain (END)
  • Journey
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Love me or die
  • Given || Ju Jihoon
  • KERSA NARENDRA

Rio hanya ingin hidup tanpa memperdulikan penolakan yang selalu mengikuti langkahnya. Hidup dioper dan dieksploitasi adalah bagian hidupnya. Harusnya ia sudah mati. Entah akhirnya akan tenang atau malah terjebak di dimensi yang lebih mengerikan daripada hidupnya sekarang. Tapi dia kembali membuka mata. Di dua bulan sebelum kematian datang menjemputnya. Waktu terlalu singkat. Rio memutuskan dengan cepat. Dia masih punya kesempatan untuk lari dan hidup, kan? Sebuah skenario yang janggal untuk sebuah ketidaksengajaan membuatnya bertemu dengan sahabat ayahnya, yang memberikan secercah harapan akan tempat berteduh yang aman. Rio tidak pernah punya harapan yang rakus. Ia hanya ingin bertahan hidup. Benar-benar tidak tahu bahwa kenyamanan juga memaksanya untuk terluka dan berlapang dada.

More details
WpActionLinkContent Guidelines