Gema diujung tebing

Gema diujung tebing

  • WpView
    Bacaan 18
  • WpVote
    Undian 1
  • WpPart
    Bahagian 2
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Sel, Feb 24, 2026
Dua Luka, Satu Muara Ada sebuah titik di mana tangisan tidak lagi bersuara, dan amarah hanya menjadi abu yang dingin. Bagi Lua, rumah bukan lagi tempat pulang, melainkan panggung sandiwara yang retak. Di sana, aroma parfum asing di kemeja Ayah beradu tajam dengan isak tangis Ibu yang disembunyikan di balik bantal. Sementara bagi Raka, rumah adalah arena tinju yang bau, aroma alkohol dimana mana. Raka yang selalu menjadi sasaran amarah ayahnya yang gagal dalam hidup. Mereka adalah dua jiwa yang hancur dengan cara yang berbeda, namun menuju muara yang sama, sebuah tebing curam di pesisir selatan, tempat di mana kejujuran hanya milik ombak. © seluruh gambar yang ada disini saya ambil dari pin.
Hak Cipta Terpelihara
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • Jerico Anderlino
  • President's Wife
  • Innocent Girl Wants It
  • GUMI [Completed]
  • The Manipulative Girl
  • MORSE: POSSESSIVE EX
  • Lady Mafia
  • The Cold Ceo's Hidden Heir
  • Kamu Hanya Milikku
  • Heyu : Second Gear

jerico sedari kecil dia hidup bersama sang nenek. Tetapi umur 15 tahun, sang nenek meninggal meninggalkan secarik kertas yang bertulisan alamat tempat tinggal Ibunya. Dan akhirnya dia pergi menuju Kota besar untuk mencari sang ibu yang telah meninggalkan dirinya dan sang nenek.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi