The Second Door

The Second Door

  • WpView
    LECTURES 549
  • WpVote
    Votes 76
  • WpPart
    Chapitres 6
WpMetadataReadContenu pour adultesEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., juin 1, 2026
Kairin menikah dengan pria yang sempurna di mata semua orang. Rumah yang mewah. Citra yang baik. Kehidupan yang terlihat utuh. Tidak ada yang tahu bahwa setiap malam, Kairin belajar menebak suara langkah kaki, untuk menentukan apakah malamnya akan tenang atau tidak. Shanaya hanya ingin membantu sahabatnya keluar dari jurang kesedihan. Mempercayakan semua sepenuhnya pada suaminya sendiri. Tanpa mengetahui bahwa keputusan itu akan jadi bumerang baginya. Haizar tidak pernah berniat tinggal terlalu lama di rumah itu. Ia datang sebagai tamu. Ia tahu batasan. Sampai suatu hari, ia menyadari bahwa ia tidak lagi masuk melalui pintu depan. Memang beberapa pintu ... tidak seharusnya dibuka dengan gegabah. *** Maret, 2026. ©ifiraptr.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • With You
  • Moonlight Chaser | HAESELLE
  • Together Or Nothing (?) || TXT ft Liz IVE
  • LANGIT DI KALA SENJA [TAHAP REVISI]
  • He's Mine | Haechan ✔️
  • Black Destiny
  • LUST
  • LIKE WE JUST MET [AERICHAN : HAECHAN - GISELLE] (COMPLETE)
  • Sun Flower ( Utopia Series #1 )
  • Perfect You For Me
With You

Jaemin & Winter. "Saya dengar, nanti malam salju akan turun. Itu artinya salju pertama akan turun malam ini lalu musim dingin pun tiba". Ucap perawat Park sambil menatap ke arah langit. "Salju pertama? Aku jadi teringat tentang seseorang ketika mendengar salju pertama dan musim dingin". Ucap tuan Na seraya tersenyum kecil. "Seseorang?, Siapa?. Ah tunggu biar saya tebak, apakah itu istri anda?". Tebak perawat Park. "Hmm... Bukan". Perawat Park pun mengernyitkan dahinya "lalu? Kalau bukan istri anda, siapa lagi?". Tuan Na pun menundukkan sedikit kepalanya, lalu tersenyum. "Hanya seseorang perempuan biasa, dengan senyum sehangat musim panas". Ucap tuan Na. Perawat Park yang mendengar hal itu ikut tersenyum kecil. "Apakah, dia orang sangat berarti untuk anda?". Tanya perawat Park. "Sangat". • • 3 Januari 2022 © Story by Bebecuesy. Cover by me. Disclaimer ⚠️ Abaikan typo. Cerita ini hanya fiksi. JaemWin Area ❗ Plagiat jangan mendekat ❌ Happy reading 📚❤️ Jangan lupa untuk vote comment and share cerita ini, supaya teman-teman yg lain bisa membacanya!

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu