BAYANGAN LABIRIN

BAYANGAN LABIRIN

  • WpView
    Reads 421
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 28, 2026
Viera mengira cinta adalah tempat pulang. Ia tidak tahu bahwa beberapa orang membangun cinta seperti labirin yang indah dari luar, tapi dirancang agar seseorang tersesat selamanya di dalamnya. Saat Lysan hadir di hidupnya, Viera merasa akhirnya ada seseorang yang melihatnya. Mendengarnya. Memilihnya. Tapi setiap kehangatan selalu diikuti jarak, setiap janji diselimuti ambiguitas, dan setiap perasaan dibalas dengan ketidakpastian yang membuatnya terus berharap. Semakin Viera mencintai, semakin ia kehilangan dirinya sendiri. Ia mulai meragukan realitas, mempertanyakan perasaannya, dan menggantungkan hidup pada seseorang yang tak pernah benar-benar bisa ia pahami. Bayangan Labirin adalah kisah tentang cinta yang tidak seimbang, manipulasi yang halus, dan bagaimana seseorang bisa hancur bukan karena ditinggalkan, tetapi karena dibuat tidak pernah tahu di mana posisinya. Ini bukan kisah cinta yang manis. Ini adalah kisah tentang tersesat, bertahan, dan mencoba menemukan jalan keluar dari seseorang yang pernah terasa seperti rumah.
All Rights Reserved
#84
manipulasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berikan Aku Rumah [Revisi Alur]
  • THREAD OF DESTINY | 04 LINE
  • MANSION
  • An Expected Star✰
  • The Wounded Little Flower
  • THE SATANIST ( TERBIT)
  • White and Blue
  • Zergan Tanubarta  [ON GOING]
  • (HTS) How To Say? [End]
  • Alara

Prolog: Humaira selalu bersikap baik kepada siapapun. Bahkan, kepada orang yang menyakiti perasaannya. Humaira adalah orang penuh kasih, orang yang selalu tertawa dan menghibur, akan tetapi ... setiap kali ia melindungi orang yang selama ini ia sayangi dengan hati yang tulus. Justru, itu adalah orang yang menyakiti perasaan, lebih menyakitkan dibandingkan orang yang membencinya secara terang-terangan. Ibunya sendiri. Ibunya sendiri orang yang ia sayangi, sekaligus orang yang selalu menorehkan luka. Berbeda dengan Lia, ia hanyalah gadis keras kepala yang orang orang kenal. Ia adalah orang yang paling keras ketika menegakan kebenaran, paling keras ketika berargumen, serta paling mengerti detail kecil seseorang. Lia tidak sama seperti Humaira, Lia adalah gadis yang berani membalas orang yang menyakitinya. Jika ia dikhianati oleh orang yang paling ia percayai, ia tak membalas dengan omongan. Ia membalas dengan menghancurkan kehidupan orang itu, hingga orang itu putus asa. Ia bukanlah pemaaf seperti Humaira. Ia lebih baik menjadi iblis daripada menjadi seseorang yang memakai topeng.

More details
WpActionLinkContent Guidelines