Sama Seperti Senja

Sama Seperti Senja

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 25, 2026
Senja Alvira tidak pernah percaya pada laki-laki yang terlalu tenang. Menurutnya, ketenangan yang berlebihan sering kali hanya cara seseorang menyembunyikan badai. Ravindra Mahesa adalah definisi dari itu. Ketua OSIS. Tegas. Disiplin. Hampir sempurna. Tatapannya datar, suaranya rendah, dan caranya berbicara selalu singkat-seolah perasaan bukan sesuatu yang penting untuk diumbar. Semua orang menghormatinya. Sebagian takut padanya. Tak ada yang benar-benar mengenalnya. Sampai Senja datang dan tanpa izin mulai mengacaukan ritme hidupnya. Mereka bukan dipertemukan oleh taruhan. Bukan oleh kisah manis yang kebetulan. Mereka dipertemukan oleh perbedaan. Senja terlalu jujur. Ravindra terlalu tertutup. Setiap rapat berubah jadi perdebatan. Setiap tatapan berubah jadi tantangan. Dan setiap kata yang mereka ucapkan terasa seperti ujian bagi ego masing-masing. "Lo pikir hidup cuma soal aturan?" "Dan lo pikir hidup cuma soal perasaan?" Tidak ada yang mengalah. Tidak ada yang mau kalah. Namun, semakin sering mereka saling melukai lewat kata-kata, semakin mereka sadar- yang sebenarnya mereka lawan bukan satu sama lain, melainkan rasa takut dalam diri masing-masing. Ravindra takut gagal memenuhi ekspektasi keluarganya. Senja takut kembali menjadi seseorang yang mencintai terlalu dalam dan akhirnya ditinggalkan. Cinta mereka tidak datang dengan pengakuan manis. Ia tumbuh di sela perdebatan. Di antara tatapan yang terlalu lama. Dan dalam diam yang terasa lebih jujur daripada seribu kata. Tapi seperti senja, tidak semua yang indah bisa bertahan lama. Karena ketika masa lalu Ravindra kembali menuntut jawaban, Senja dihadapkan pada pilihan: bertahan dan berisiko patah, atau pergi sebelum hatinya benar-benar tenggelam. Dan kali ini, tidak ada yang tahu apakah senja akan berakhir dengan gelap... atau memberi harapan untuk esok yang lebih terang.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stand by Me
  • Hello Mr. Komrad
  • Nala dan Mas Juragan
  • NANGGALA
  • Prahara Lamaran [END]
  • Terpaksa Dinikahi Duda Anak Dua
  • Kembang Desa
  • I'm the male lead's wife?
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • A dan Z

(BELUM DI REVISI MASIH BANYAK TYPO) Ansera, gadis centil dan cerewet, langsung jatuh hati pada Raha saat pertama kali ia melihat lelaki itu, pengacara kaku yang jarang menunjukkan ekspresi. Dari pertemuan pertama, Sera langsung bertekad, ia harus membuat Raha menyadari keberadaannya, dengan cara apa pun. Tapi, untuk menembus hati seseorang yang selalu terlihat dingin ternyata lebih sulit dari yang ia bayangkan. Setiap kata serius dari Raha, menjadi tantangan dan godaan sekaligus bagi Sera. "Mas, aku mau pelukan sama kamu. Tapi, tunggu rumahku sepi." "Terus, nanti digrebek warga, gitu, Ansera?" "Mau banget." | start 21 december 2025 | end

More details
WpActionLinkContent Guidelines