Dunia Arsy

Dunia Arsy

  • WpView
    Leituras 110
  • WpVote
    Votos 20
  • WpPart
    Capítulos 19
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, jun 21, 2026
Tiga tahun di pesantren, ternyata belum cukup untuk melunakkan hati Ayah. Ia masih saja teguh pada doktrin lama keluarga kami. Memasuki tahun pertamaku sebagai siswa Sekolah Menengah Atas, Ayah menyekolahkanku di tempat yang sama dengan Kakak: SMA Grand Nusantara Academy. Tempat yang begitu kontras antara memori untuk mengingat kitab gundul, dengan deretan algoritma yang dapat terbaca otomatis oleh sistem modern canggih, sangat bertentangan. Kakak yang sempat menimba ilmu di luar negeri, selalu menjadi standar untuk kesempurnaan yang harus kugapai. Demi sebuah validasi, aku terpaksa menukar jati diri, sebuah harga yang tak sebanding, bahkan jauh dari kata setara. Kehadiranku di sekolah ini hanyalah bentuk kepatuhan terhadap wasiat mendiang Kakek. Sementara Kakak dipulangkan ke tanah air, agar dapat mempersiapkan dirinya memegang kendali penuh perusahaan Ayah. Sebuah peran yang mungkin takkan pernah bisa digantikan. Bagiku, hubungan sedarah itu harus dibangun di atas keadilan dan hak yang sama, tanpa membedakan urutan lahir. Aku juga ingin hidup di atas pilihanku, tidak hanya mengisi kekosongan di tempat yang tidak seharusnya kupijaki.
Todos os Direitos Reservados
#5
lifedrama
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • The Antagonist Hates Socializing [End]
  • Transmigrasi Menjadi Mama Tiga Alpha
  • After the Fall
  • Auto Save!
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Target Si Supir
  • Your Auntie
  • Trouble Maker
  • ELION (bl)

"Kalau aku tahu baca novel murahan bisa bikin mati, aku pasti udah berhenti dari dulu." Calyza membuka mata di kamar mewah. kepalanya sakit. pelayan menangis. dan seseorang berkata; "Nona Nyzelle akhirnya sadar..." Lalu Calyza melihat cermin. dan langsung berkata; "... sial."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo