Di ujung gang buntu Jakarta, berdiri sebuah kos-kossan tanpa nama yang dijuluki warga sekitar sebagai "Rumah Hening". Di sana, lima pemuda tinggal di bawah satu atap, terikat oleh benang merah yang sama, tangan yang pernah bersimbah darah dan vonis hukum yang menyatakan mereka tidak layak dipenjara.
Jame, tertua yang terjebak dalam memori setiap tetes darah yang ia tumpahkan, berusaha menjaga kewarasan teman-temannya. Ada Julian yang merasa dirinya hanyalah mayat berjalan, Mahendra yang selalu terbangun dengan tangan memar tanpa ingat siapa yang ia hajar, Sean yang tidak bisa mengenali wajah kawan maupun lawan, dan Kenzo, si bungsu yang menatap dunia dengan mata kosong tanpa empati.
Di kos-kossan ini, tidak ada hakim atau jeruji besi. Yang ada hanyalah kesepakatan tak tertulis untuk saling menjaga agar monster di dalam diri mereka tidak kembali bangun. Namun, saat batas antara persaudaraan dan kegilaan mulai kabur, mereka sadar bahwa penjara paling mengerikan bukanlah jeruji besi, melainkan kepala mereka sendiri.
Mereka adalah keluarga yang disatukan oleh tragedi, belajar mencari sisa kemanusiaan di tengah sisa-sisa trauma yang tak kunjung sembuh. Di Kos-kossan ini, mereka tidak butuh dimaafkan oleh dunia mereka hanya butuh satu sama lain untuk tetap merasa hidup.
🚫 NO BXB (Straight Only)
⚠️ TYPO BERTEBARAN (Harap maklum, masih dalam tahap revisi)
❌ DILARANG PLAGIARISME (Hargai karya asli penulis!)
[End Season 1] [Season 2 On Going]
Kehamilan Aruna menjadi ujian terbesar mereka. Bukan hanya tentang rasa sakit atau ketakutan kehilangan, tetapi tentang bagaimana cinta diuji oleh waktu, jarak, dan tanggung jawab yang tak bisa ditinggalkan.
Setiap hari adalah latihan untuk bertahan. Setiap malam adalah doa agar esok masih memberi mereka kesempatan.
Kini, ketika kehidupan baru hadir di antara mereka, Aruna dan Kalingga akhirnya menemukan bahagia mereka.
! Alternative Universe Dr. Baek Kanghyuk from The Trauma Code : Heroes On Call !