Giannis Ezra Bezaleel adalah definisi dari kata untouchable. Kapten club basket Blue Griffins yang orang-orang kenali sebagai sosok yang dingin, efisien, dan hanya bicara seperlunya. Tapi bagi Elea, Ezra adalah anomali yang paling tidak terduga.
Semuanya bermula ketika jam istirahat selepas pelajaran Sosiologi yang membosankan, Ezra menemukan salah satu pensil warna ku yang terjatuh alih alih pergi setelah mengembalikan, Ezra memilih untuk duduk di hadapanku.
"Lo... kidal?"tanya Ezra tiba-tiba. Matanya menatap fokus ke tangan kiri Elea yang penuh noda grafit hitam.
Elea mengangguk pelan. "Iya. Kenapa?"
"Jarang aja liatnya,"Ezra menyandarkan punggung, menatapnya santai. "Gue perhatiin dari minggu lalu, cara lo nulis, cara lo ambil botol minum, semuanya beda arah sama orang-orang di kelas ini. Unik."
"Aku kira kamu tipe orang yang nggak peduli sekitar," gumam Elea ragu.
Ezra mencondongkan tubuh, tersenyum tipis yang hanya bisa dilihat oleh Elea. "Gue cuma peduli sama hal-hal yang menarik, Elea."
Sejak detik itu, hidup Elea selama hampir tiga tahun di sekolah tidak pernah sama lagi. Ezra yang dikenal "kutub utara" oleh satu sekolah, ternyata adalah sosok yang hobi membuat cincin dari sedotan di tengah macetnya Jakarta, penganalisis struktur gedung yang handal, dan pendukung nomor satu mimpi Elea untuk terbang ke London.
Bagi Elea, Ezra adalah spektrum warna yang masuk ke kanvas putihnya yang membosankan. Di antara janji- janji tentang masa depan, dia membuktikan bahwa meski dunia bergerak ke arah yang berbeda, kita selalu bisa menemukan titik temu dj barisan yang sama
[FOLLOW SEBELUM MEMBACA]
Gravarenzo Kairos Ferdezeus. Meski berwajah datar pemuda tampan yang menjabat sebagai Ketua geng DrakeZeus itu memiliki pembawaan yang tenang. Namun justru ketenangan itulah yang menjadi sumber ketakutan terbesar bagi banyak orang, membuat siapa pun berpikir dua kali untuk berani mengusiknya.
Tapi tidak bagi perempuan yang satu ini.
Alih-alih gentar untuk mendekat, ia justru menerobos. Meski sadar bahwa perasaan cintanya kerap berakhir dengan penolakan, ia tak pernah memilih untuk menyerah.
Hingga akhirnya, sebuah kesempatan hadir, membuka awal baru yang tak pernah disangka oleh keduanya....