Out of Bounds

Out of Bounds

  • WpView
    LECTURES 67
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., mars 10, 2026
"Di lapangan, dia adalah kapten yang tak tersentuh. Tapi di belakang kamera, dia adalah pelanggaran paling berbahaya bagi jantungmu." Menjadi manajer tim basket universitas berarti kamu harus siap menghadapi satu masalah besar bernama Lee Heeseung. Dia sombong, keras kepala, dan memiliki ego setinggi ring basket. Kamu pikir hubungan kalian hanya sebatas profesionalitas antara pemain dan manajer, sampai sebuah medali emas diletakkan di tanganmu sebagai 'jaminan'. Heeseung tidak pernah bermain tanpa strategi. Pura-pura sakit? Itu strateginya. Menitipkan medali? Itu taktiknya. Menarikmu menjauh dari pria lain? Itu pertahanannya. Bagimu, Heeseung adalah teka-teki yang sulit dibaca. Namun baginya, kamu adalah satu-satunya alasan kenapa dia terus mencetak angka. Karena di luar garis lapangan, Heeseung tidak menginginkan trofi. Dia hanya menginginkanmu. "Kontrak manajer kamu udah habis, Aera. Sekarang pilih: Jadi milikku sepenuhnya, atau aku bikin kamu nggak bisa berpaling ke cowok lain selamanya?"
Tous Droits Réservés
#734
heeseung
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • JEEVANA
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [TERBIT]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • Second
  • Given || Ju Jihoon
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine [✓]
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • I Want to Live [END]
  • The King & The Doctor
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu