ALEYA | ON GOING

ALEYA | ON GOING

  • WpView
    Reads 6,395
  • WpVote
    Votes 681
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 15 hours ago
"Gua kangen Aleya," lirih Zergan memecah keheningan. Zeandra yang sejak tadi asyik dengan ponselnya sontak menoleh. Ia mematikan layar benda pipih itu, menyimpannya, lalu menghela napas panjang seolah jengah. "Mau sampai kapan lo terus-terusan mikirin Aleya, Zer?" tanya Zeandra datar. Sorot mata Zergan mendadak tajam. Pemuda itu bangkit dari duduknya, melangkah lebar menghampiri Zeandra, lalu mencengkeram kerah baju saudaranya itu dengan kuat. "Lepas," desis Zeandra, sedikit terkejut namun berusaha menutupi kepanikannya. Bugh! Alih-alih melepaskan, kepalan tangan Zergan justru melayang tanpa ampun ke wajah Zeandra. Sudut bibir Zeandra langsung terasa kebas. "LO LUPA APA GIMANA, SIALAN?! ALEYA ADIK KITA!" bentak Zergan tepat di depan wajah Zeandra. Suaranya bergetar menahan amarah yang meledak. "Kenapa dengan gampangnya lo ngomong gitu?" Zeandra membalas tatapan tajam itu tanpa gentar, lalu tersenyum miring. "Lo yang lupa, Zer? Aleya udah merusak semuanya. Dia emang pantas pergi."
All Rights Reserved
#153
harryvaughan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Echoes of Yesterday
  • CINTA YANG DIAM [ON GOING]
  • NALARA (END)
  • High School Chaos
  • Di antara Senja
  • Promise
  • HATE BUT LOVE (fatzar/fatnic)
  • Behind the Love Between Us
  • "Sparks Between Silence"
  • Selasar Kelam

Ketika masa lalu yang kau kira sudah terkubur, tiba-tiba berdiri di hadapanmu dengan senyum yang sama, dan anak berusia lima tahun di sampingnya. Naureen mengira dia sudah move on. Mengira luka itu sudah sembuh. Hingga takdir mempertemukannya kembali dengan Farzan-mantan kekasih yang pergi dengan alasan kuliah, tapi ternyata menikah dengan wanita lain. Lima tahun berlalu. Tapi rasa sakit itu? Masih sama pedasnya. Sebuah cerita tentang cinta yang tertunda, kebenaran yang terlambat, dan hati yang belajar untuk merelakan atau mungkin, berjuang kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines