
Kadang hujan tak seburuk itu. hujan juga dapat menjadi tempat paling tenang. seperti 2 saudara ini, Nakula Nalendra dan Sadewa Sagara. 2 saudara yang sifatnya bertolak belakang. mereka lahir seperti orang normal pada umumnya. tapi, 2 saudara ini berbeda. tak mirip, dan tak pernah mendengar kata 'akur' ditelinga mereka yang sama-sama tidak 'rusak'. 'Nakula' ialah anak yang menyukai hujan.. sifatnya yang tenang, bijaksana dan menyenangkan. berbanding terbalik dengan kembarannya. 'Sadewa' anak yang membenci hujan. sifat dan penampilan nya berbeda dari 'Nakula'. 'Sadewa' sifatnya yang berisik, adil dan kadang tak beradab. tetapi 2 saudara ini, masih memiliki potensi 'Berbaikan'.. hanya saja, satu masalah. Kematian Ayah mereka. membuat Bunda mereka berdua menjadi stress berat dan 'Sadewa' lah yang berakhir menjadi sasaran amukan Bundanya. tetapi itu saat dirinya dan 'Nakula' masih kecil. Bunda nya akhirnya meninggalkan diri nya dan 'Nakula' sendiri, hanya bermodal uang bulanan dari Bibi mereka. Bibi Mentari. Menurut 'Nakula' dan 'Sadewa', Bibi Mentari itu baik. Dan, 'kebaikan' itu berakhir, saat 'Nakula' dan 'Sadewa' menginjak usia 15 tahun. dimana 'Nakula' menemukan suatu hal yang membuatnya membenci Bibi mentari, yaitu kenyataan bahwa Bibi mentari lah yang membunuh Ayahnya, dan menelantarkan Bundanya. sekarang berakhir seperti itu. 'Nakula' dan 'Sadewa' yang harus menempuh perjalanan menuju sebuah pekerjaan. hanya untuk biaya hidup. tetapi itu malah membuat 'Sadewa' menjadi pribadi yang kasar. dikarenakan pekerjaan nya yang berjalan di bar. dan lingkungan sekitar. 'Nakula' yang bekerja part time di sebuah minimarket kecil, Pasti sering melihat saudara kembar nya belanja sesuatu di minimarket itu. tapi, bukannya semakin dekat dengan kembarannya. ia malah semakin menjauh dari 'Sadewa', entah karna apa. ia tak nyaman. --- Disclaimer ⚠️ -Angst -Banyak adegan yang tak senonoh -Kata kasar, darah, dll -;Just Au! harap bijak dalam membaca!All Rights Reserved
1 part