We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Bukan Takdir, Tapi Aku

Bukan Takdir, Tapi Aku

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 8, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
--- Bukan Takdir, Tapi Aku adalah cerita tentang kehilangan yang tidak bisa disalahkan pada siapa pun... selain diri sendiri. Agbella Sky Permata tidak pernah menyangka bahwa seseorang yang selalu ada di setiap harinya, Kairo Sagara Gavindra, akan pergi tanpa drama besar-hanya karena hal-hal kecil yang terus diabaikan. Dari kebiasaan sederhana, kedekatan yang tumbuh perlahan, hingga hubungan yang terasa "pasti", semuanya berubah menjadi penyesalan ketika ego, diam, dan sikap yang dianggap sepele mulai mengambil alih. Ini bukan kisah tentang ditinggalkan. Ini kisah tentang menjadi alasan seseorang pergi. Relatable, emosional, dan jujur-novel ini akan membawa kamu menyadari satu hal: tidak semua kehilangan adalah takdir. kadang... itu adalah kita. ---
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • Tsundere Maniak Susu
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GRAVARENZO
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines