SIGN OF LOVE

SIGN OF LOVE

  • WpView
    Reads 327
  • WpVote
    Votes 184
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 16, 2026
Sebong Love Series #2: Darren Antonius Tan Darren Antonius Tan-cowok kocak yang selalu punya cara untuk bikin orang tertawa. Hidupnya penuh celetukan, tawa, dan spontanitas. Tapi sebuah insiden tak terduga mempertemukannya dengan seseorang yang berbeda dari siapa pun yang pernah ia kenal. Aira Stephanie Lim-gadis pendiam yang diamnya bukan karena malu, tapi karena ia terlahir tuli. Meski tak bisa mendengar, hatinya sudah lama menyimpan rasa untuk Darren... dalam diam, dalam isyarat. Bagi Darren, Aira adalah teka-teki yang tak mudah dipecahkan. Komunikasi jadi tantangan-bukan karena mereka tak ingin bicara, tapi karena mereka berbicara dalam dunia yang berbeda. Satu terbiasa ramai, satu terbiasa hening. Satu bicara dengan kata, satu bicara lewat mata. Bisakah mereka menemukan cara untuk saling memahami dan... mencintai? Can this love be translated? (Cerita dapat dibaca secara terpisah)
All Rights Reserved
#1
marimembaca
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Silent Traces by the Sea
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • The Dateline [END]
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Be My Wife
  • Pawang Hantu Om Aktor

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines