NINA
  • WpView
    Reads 58
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 14, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Mystery
Murder
Conspiracy
Seseorang terus melangkahkan kakinya menuruni tangga menuju ruang basement, sembari membawa semangkuk mi instan yang telah dilumuri dengan sesuatu yang menjijikkan. Di ruangan dengan cahaya remang-remang itu, ada seorang perempuan yang kakinya diikat menggunakan rantai. Rambutnya tampak rontok, mata celong, tubuh kurus kering serta dipenuhi bekas luka. Ia selayaknya orang yang sudah lama tidak pernah membersihkan diri. Melihat kedatangan sosok yang selama ini mengurung dirinya di sana, ia tampak ketakutan dan hanya bisa meringkuk memeluk kedua kaki. Semangkuk mi instan diletakkan di hadapannya. Lalu sosok itu menarik sebuah kursi, dan duduk untuk menyaksikan anjing peliharaannya ini menghabiskan mi instan yang telah disediakan olehnya. "Makan! Kalau gak makan nanti kamu sakit." "Itu enak, kali ini saya kasih berbagai macam topping." Meskipun begitu, ia tetap diam di pojokan tanpa ingin menoleh ke arah mi. Ia tahu, mi yang dikasih untuknya itu pasti tetap dicampuri dengan kotoran anjing, seperti hari-hari sebelumnya. Melihat anjing peliharaannya tidak mau memakan mi pemberiannya, sosok itu tidak marah dan tidak memaksanya. Ia memilih kembali keluar dari basement, meninggalkan perempuan juga mi tersebut. "ANJING LEPASIN GUE!" "HEEEY!" "KALO EMANG GAK MAU LEPASIN GUE, BUNUH AJA GUE SEKALIAN BANGSAT!" Orang itu tidak mempedulikan teriakan lemah darinya, dia tetap pergi meninggalkannya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • NONA PEMILIK RUKO DI MASA APOCALYPSE
  • Stuck Between The Pags
  • Second House√
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Cinta Yang Tumbuh Bersama
  • AVISENA
  • Welcome Home, Guiliano.
  • XAVIER : The Silent Guardian
  • Side Character Syndrome

Dia dibuang oleh darahnya sendiri. Diselamatkan oleh musuh keluarganya. Diawasi oleh bayang-bayang masa lalunya. Nealine Drakfire. Putri dari organisasi pembunuh paling ditakuti: Wolven. Dalam satu malam, ia difitnah, diburu, dan dinyatakan mati. Tujuannya hanya satu: Menjadi gadis normal yang hobi makan es krim. Dan demi mencapai tujuan itu ia harus menumpahkan bayak darah. Tetapi ... takdir bercanda terlampau kejam. Nealine tidak bisa benar-benar menjadi normal. Ia terjebak diantara dua pria yang rela mati demi melindunginya. Dan ... semakin mereka mencintainya, semakin dalam pula luka yang harus ditanggung. Ia harus memilih, antara pria yang dianggapnya rumah? atau pria yang rela menunggunya di dalam bayang-bayang selama tiga belas tahun? Mencintai adalah pilihan. Dan disetiap pilihan ada darah. Dan rasa darah tidak manis seperti es krim yang disukainya. ... Copyright © 2026 alyzd23. All rights reserved.

More details
WpActionLinkContent Guidelines