Replacement Rose [NOMIN]

Replacement Rose [NOMIN]

  • WpView
    Dibaca 2,550
  • WpVote
    Vote 277
  • WpPart
    Bab 11
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Sep 13, 2026
WpInfo
Fiksi
Aksi dan Thriller
Aku mohon baca dengan bijak ya!! ini cerita bxb jika kalian tidak suka boleh skip, tapi ini cerita tidak terlalu bruntal. visual nomin... jangan lupa untuk vote, komen dan follow akun ini ya -Sinopsis Nayaka tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah hanya karena sebuah perjodohan. Ia menikah dengan pria yang sejak awal diketahui menyukai kakaknya. Di rumah tangga itu, ia hanya terasa seperti pengganti-bukan pilihan. Suaminya dingin, keras, dan tempramental. Namun di balik sikap kasarnya, ada tatapan yang terlalu dalam untuk disebut benci... dan obsesi yang tak pernah bisa ia pahami. Ketika rahasia demi rahasia mulai terkuak, Nayaka perlahan menyadari-pernikahan ini mungkin bukan sekadar kesalahan takdir. Karena terkadang, seseorang tidak pernah benar-benar menjadi pengganti. Hanya saja... kebenarannya belum siap untuk ditemukan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#382
jaemin
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Bukan Babysitter, Bung
  • Jangan Halangi Pensiun Diniku, Mas Aktor! (Hiatus)
  • THE DUCHESS OF LANCASTER : A Tale of Two Lives (END/COMPLETED)
  • Bukan Sembarang Figuran
  • GAIRAH MENANTU BERSERAGAM
  • XAVIER : The Silent Guardian
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • AVISENA
  • Stuck Between The Pags

"Aku ingin kau menjaga putraku... dan teman-temannya." Naraska mengernyit. Kata-kata itu terasa janggal di telinganya. Di seberang meja kerja, Rajendra C. Lysander duduk tegak, menatapnya lurus sambil mengetuk-ngetukkan jarinya di permukaan kayu. "Aku tahu ini terdengar aneh," suara Rajendra berat, sarat kelelahan. Di tangannya, selembar kertas bisnis terjepit tanpa benar-benar ia baca. "Tapi aku akan pergi selama tiga bulan untuk perjalanan bisnis. Jadi aku membutuhkan bantuanmu." Naraska menarik napas. "Aku tidak keberatan, Paman. Tapi... mengapa harus aku? Mereka sudah mahasiswa. Bukankah mereka bisa menjaga diri mereka sendiri?" Rajendra terdiam sejenak, lalu menghela napas panjang. Tatapannya beralih ke luar jendela, seolah mencari jawaban pada langit senja di balik kaca. "Putraku dan teman-temannya telah tinggal di rumahku selama 5 bulan," ucapnya pelan. "Mereka tengah bersiap untuk mengikuti pertandingan Battle of the Bosses. Karena mereka meminta cuti, jadwal belajar mereka bersama pengajarnya semakin padat." Naraska menautkan alis. "Kalau begitu, mengapa aku perlu mengawasi mereka? Bukankah guru itu cukup?" Mata Rajendra kembali beralih padanya, kali ini tajam dan penuh arti. "Itulah," katanya singkat. "Yang ku ingin kau awasi"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan