CELLO VAUGHN
Cello Vaughn adalah atlet basket dengan reputasi bersih, disiplin, dan sempurna di mata publik. Tidak ada yang tahu bahwa di balik sorotan lampu lapangan, ia menyimpan sesuatu yang tidak pernah ia lepaskan-Ganes Aldrick.
Cinta pertamanya, orang yang menolaknya, dan orang yang tidak pernah benar-benar pergi dari hidupnya.
Ketika Giandra Vernon masuk ke dalam hidup Cello, semuanya terasa seperti takdir yang aneh, Wajah yang terlalu mirip dengan Ganes, Gestur yang hampir sama dan tatapan yang mengusik ingatan Cello.
Cello tidak jatuh cinta pada Gian tapi ia menemukan kesempatan kedua. Perlahan, tanpa disadari, Gian mulai dibentuk dari cara berdiri, cara berbicara, bahkan cara memegang raket badminton-olahraga yang dulu menjadi dunia Ganes Aldrick. Namun yang menjadi masalah Gian tidak pernah bermain badminton, tapi Cello tidak peduli. Ia hanya ingin melihat bayangan Ganes di diri Gian.
Awalnya Gian mengira itu hanya tuntutan pasangan yang posesif.
Sampai ia menyadari satu hal yang mengerikan-Ia tidak pernah dicintai sebagai Giandra Vernon, ia hanya dipertahankan sebagai pengganti.
Giandra Vernon mengira dirinya hanya terjebak dalam hubungan posesif dengan Cello-kapten basket populer yang perlahan mengendalikan hidupnya.
Namun semuanya berubah saat sebuah nama asing keluar dari mulut Cello.
Ganes.
Sejak saat itu, Gian mulai menyadari bahwa dirinya mungkin hanya bayangan dari seseorang yang sudah mati.
Tapi alih-alih pergi, Gian justru tenggelam semakin dalam.
Karena semakin lama bersama Cello, semakin besar keinginannya untuk menjadi satu-satunya orang yang dimiliki pemuda itu.