Rui Sagara, seorang pelukis muda, kembali ke Jepang setelah tujuh tahun meninggalkan pulau tempat ia dibesarkan. Kepulangannya mempertemukannya kembali dengan teman masa kecilnya, Hiroki Mihara-seorang musisi sekaligus vokalis karismatik dari band Black Moth.
Kenangan tentang masa lalu, pulau, kuil, dan tradisi yang selama ini terkubur mulai bermunculan ketika Hiroki kembali hadir dalam hidupnya. Bukan hanya karena pesona pria itu, atau suaranya yang entah mengapa terasa begitu familiar.
Di tengah ingatan yang seperti kepingan kaca, Rui mulai mempertanyakan apa yang sebenarnya pernah terjadi.
Sebab lukisan-lukisannya mulai berbicara.
Bukan dengan kata-kata, melainkan melalui sosok-sosok yang tidak pernah ia ingat pernah ia ciptakan. Melalui tempat-tempat yang terasa terlalu familiar untuk disebut imajinasi. Dan melalui seorang makhluk menyerupai burung gagak yang terus muncul dalam mimpi buruknya.
Semakin Rui berusaha mengingat, semakin sulit ia membedakan mana kenangan yang nyata, mana yang telah ia lupakan, dan mana yang mungkin diciptakannya sendiri.
Di antara perasaan yang perlahan tumbuh untuk Hiroki dan bayangan seseorang dari masa lalu yang terus menuntut untuk diingat, Rui harus menentukan ke mana ia akan melangkah.
Memandang ke depan bersama seseorang yang mulai dicintainya-atau menoleh ke belakang, mencari seseorang yang mungkin sejak awal tidak pernah benar-benar ia tinggalkan.
All Rights Reserved