DESTINY
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 20, 2026
Cinta segitiga itu sederhana katanya. Tinggal pilih satu, selesai. Tapi bagaimana kalau yang mencintai harus pura-pura tertawa? Bagaimana kalau yang dipilih bukan yang paling berjuang? Fathir bukan tipe yang pandai mengungkapkan perasaan. Dia lebih jago berkelahi, bekerja sampai larut, dan pura-pura tidak peduli. Masalahnya cuma satu, dia jatuh cinta pada Zia. Dan Zia ... sudah memilih Geral. Di antara Fathir yang diam-diam berkorban dan Geral yang terang-terangan ada di sisi Zia, siapa yang benar-benar memahami arti cinta? Dan ketika perasaan tak lagi bisa dipaksa, siapa yang akhirnya harus rela? WARNING! • Typo • Dialog non-baku • Harsh words • Cerita ini tidak sempurna, jadi dimohon untuk tidak berharap lebih
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dateline [END]
  • Silent Traces by the Sea
  • Revenge Marriage (SELESAI)
  • Be My Wife
  • Pawang Hantu Om Aktor
  • I Won't Be the Tragic Fiancée (END)
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • MINE, NO ONE ELSE (ON GOING)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Nala dan Mas Juragan

Bagi Sekar, bekerja di agensi iklan rasanya seperti bermain survival game. Deadline yang tidak masuk akal, revisi, presentasi, membuat copy dadakan, sampai brainstorming tengah malam. Semuanya sudah menjadi makanan sehari-hari dan seharusnya sih, aman terkendali. Kecuali saat klien Bank itu datang mengacak-acak seluruh tatanan. Gilbran Mahesa. Dia adalah sumber migrain terbesar bagi satu tim kreatif dan suka membuat pegawai lain ketar-ketir. Bagaikan alarm deadline yang tidak pernah berhenti berdentang. Dia mustahil diajak kompromi, sulit diakali, dan selalu memberi revisi yang tak terduga. Perlahan, Gilbran bukan hanya menumpuk deadline di kalender Sekar. Dia juga mulai menyelipkan 'date-line' alias serangkaian kencan tersembunyi yang membuat Sekar bingung. Ini kerjaan, jebakan, atau justru kesempatan? ⚠️ Peringatan: Cerita ini karya asli penulis. Dilarang menyalin, menggandakan, atau mempublikasikan tanpa izin. Cover edited by canva and procreate First published: October 4th 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines