di balik jaket hitamnya

di balik jaket hitamnya

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 28, 2026
shipnosis adira Anindya pindah ke SMA Garuda Utama dengan satu tujuan: memulai hidup baru dan melupakan masa lalu yang penuh tekanan. Ia ingin jadi siswi biasa. Punya teman. Lulus dengan tenang. Tapi semuanya berubah ketika ia tanpa sengaja berhadapan dengan Raka Mahendra - ketua geng motor sekolah yang terkenal dingin, keras, dan tak tersentuh. Semua orang takut padanya. Semua orang bilang dia berbahaya. Namun Nadira melihat sesuatu yang berbeda di balik jaket hitamnya. Sebuah luka. Sebuah kesepian. Dan rahasia yang tidak pernah ia ceritakan pada siapa pun. Ketika Nadira tahu bahwa ayahnya adalah polisi yang dulu menjebloskan ayah Raka ke penjara, cinta mereka berubah menjadi sesuatu yang mustahil. Raka harus memilih: Membalas dendam demi harga diri... Atau melepaskan satu-satunya orang yang membuatnya ingin berubah. Sementara musuh lama kembali dan mengancam keselamatan Nadira, mereka sadar bahwa cinta bukan hanya soal bersama - tapi tentang berani memperjuangkan. Di balik jaket hitamnya, Raka menyimpan masa lalu kelam. Dan di balik senyum Nadira, ada keberanian untuk mencintai tanpa takut.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Hello Mr. Komrad (Complete)
  • Kembang Desa
  • Salah Status
  • Prahara Lamaran [END]
  • Nakula
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines