With(out) You

With(out) You

  • WpView
    Membaca 164
  • WpVote
    Vote 39
  • WpPart
    Bab 18
WpMetadataReadLengkap Kam, Apr 23, 2026
WpInfo
Fiksi
Romansa
Setiap rasa yang hinggap tanpa permisi memang menyenangkan, tapi pergi sesuka hati itu tak sopan, bukan keren. Nanira tidak pernah meminta siapa pun untuk hinggap di kehidupannya. Ia kira kehilangan terbesarnya adalah Ayah dan Ibunya, tapi ternyata kehilangan yang lebih menyakiti lainnya juga menunggu. Lalu, bagaimana Nanira melalui semuanya ... sendiri?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#109
pantiasuhan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Nala dan Mas Juragan
  • weekly idol - hoonsuk
  • Mas Bupati
  • SEPTIHAN
  • ANNA (daily up)
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+] END
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • Clause of Us
  • Akad💐 (seoksoo GS)
  • A Matchmaker's Quest [END]
  • Night Calls
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • 10 Years That I Love You The Most | Hajeongwoo
  • Love Story [End] ✔️
  • Hello Again | Jongsang �✔
  • Abditory
  • Under The Authority Of Senopati
  • Back to You (hoonsuk)
  • Círculo del Destino
  • Feelings Seniors? [Seoksoo]

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan