Aku Kamu dan Ego

Aku Kamu dan Ego

  • WpView
    LECTURES 53
  • WpVote
    Votes 91
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., mars 2, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Hari pertama MPLS selalu dipenuhi rasa gugup dan harapan baru. Di antara barisan siswa berseragam putih biru, Acha - Acha Permata Purnama berdiri dengan hati berdebar, mencoba terlihat tenang meski dunia barunya terasa asing. Di sampingnya ada Aya - Ayashanatuna, sahabat pertamanya di SMP itu, yang sama-sama belum tahu apa yang akan menanti mereka. Sebuah map yang hampir terjatuh mempertemukan Asha dengan Arka-Arkana Alveros, tatapan singkat yang terasa lebih lama dari seharusnya. Mereka belum saling mengenal, belum tahu nama satu sama lain. Namun sejak momen kecil itu, tanpa disadari, kisah mereka mulai terikat. Di sekolah baru itu, bukan hanya pelajaran yang akan mereka pelajari. Tapi juga tentang keberanian, persahabatan, dan perasaan yang tumbuh diam-diam sejak hari pertama.
Tous Droits Réservés
#296
mpls
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • GRAVARENZO
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu